Waspada, Pewarna Makanan Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Radang Usus

M. Reza Sulaiman | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 16 Mei 2021 | 18:13 WIB
Waspada, Pewarna Makanan Ini Bisa Menyebabkan Penyakit Radang Usus
Ilustrasi bubuk pewarna makanan (Pixabay)

Suara.com - Bahaya penggunaan pewarna makanan kembali terungkap lewat studi terbaru dari Amerika Serikat.

Berdasarkan studi oleh peneliti dari School of Medicine Mount Sinai, Amerika Serikat, penggunaan pewarna makanan tertentu bisa memicu penyakit kolitis ulseratif, salah satu bentuk penyakit radang usus, ketika sistem imun tubuh sedang kacau.

Studi yang diterbitkan oleh Cell Metabolism mencoba mengungkap fenomena ini. Melansir dari Medical Express, studi yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa tikus mengembangkan kolitis, ketika mengonsumsi makanan dengan pewarna buatan FD&C Red 40 dan Yellow 6 ketika sistem kekebalan yang disebut sitokin IL-23 mengalami gangguan.

Meski begitu, belum jelas apakah pewarna makanan akan memiliki efek yang sama pada manusia. Namun para peneliti terus menyelidiki secara tepat bagaimana sitokil IL-23 dapat mendorong perkembangan kolitis setelah mengkonsumsi pewarna makanan.

Kolitis merupakan bentuk penyakit radang usus (IBD), dengan gangguan sitokil IL-23 diketahui sebagai penyebabnya. Di sisi lain, pewarna makanan seperti Red 30 dan Yellow 6 paling banyak digunakan pada makanan, minuman, dan obat-obatan.

Baik secara genetik maupun faktor lingkungan sama-sama bisa menyebabkan penyakit radang usus. Namun, hubungan penyakit ini dengan faktor lingkungan masih terus diteliti.

Untuk penelitian tersebut, para peneliti membuat tikus mengalami gangguan sitokin IL-23. Yang mengejutkan, tikus dengan respon imun baik tidak mengalami kolitis meski diberi makanan dengan pewarna buatan.

Untuk membuktikan pewarna makanan dapat memiliki faktor penyakit, para peneliti memberi makan tikus yang diubah ke dalam diet tanpa pewarna makanan.

Pada kedua kasus tersebut, penyakit kolitis berkembang saat tikus mengkonsumsi makanan zat pewarna.

"Perubahan dramatis peningkatan penggunaan makanan olahan dan adiktif makanan, merupakan peningkatan kejadian penyakit inflamasi dan autoimun," ungkap peneliti senior Sergio Lira, MD, PhD, dari Immunology Institute Icahn Mount Sinai.

Ia mengatakan, perubahan lingkungan juga dianggap berkontribusi atas penyakit ini.

"Perubahan lingkungan ini dianggap berkontribusi pada penyakit ini. Namun relative sedikit yang diketahui. Kami berharap penelitian ini bisa melangkah dan memahami dampak pewarna makanan pada kesehatan manusia," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Anggap Remeh! Diare dan Nyeri Perut Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Kronis yang Mengancam Jiwa

Jangan Anggap Remeh! Diare dan Nyeri Perut Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Kronis yang Mengancam Jiwa

Health | Sabtu, 13 Desember 2025 | 21:08 WIB

Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?

Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?

Health | Rabu, 26 November 2025 | 17:35 WIB

5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh

5 Pengobatan untuk Radang Usus dengan Obat Alami yang Terbukti Ampuh

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:54 WIB

Sering Nyeri Perut Bagian Bawah? Waspada Radang Usus Gara-Gara Salah Pola Diet

Sering Nyeri Perut Bagian Bawah? Waspada Radang Usus Gara-Gara Salah Pola Diet

Health | Selasa, 21 Mei 2024 | 19:07 WIB

Apes! Target Curi BBM Eceran, Ternyata Isinya Air yang Diberi Pewarna Makanan

Apes! Target Curi BBM Eceran, Ternyata Isinya Air yang Diberi Pewarna Makanan

News | Sabtu, 20 April 2024 | 12:16 WIB

Alasan Pewarna Karmin Diharamkan oleh PWNU Jatim, Diklaim Merujuk Madzhab Imam Syafi'i

Alasan Pewarna Karmin Diharamkan oleh PWNU Jatim, Diklaim Merujuk Madzhab Imam Syafi'i

Bisnis | Selasa, 03 Oktober 2023 | 10:08 WIB

Pewarna Makanan Karmin Disebut Haram Oleh Lembaga Bahtsul Masail NU, Ternyata Ini Landasan Hukumnya Dalam Islam

Pewarna Makanan Karmin Disebut Haram Oleh Lembaga Bahtsul Masail NU, Ternyata Ini Landasan Hukumnya Dalam Islam

Lifestyle | Jum'at, 29 September 2023 | 11:30 WIB

Kenali 5 Gejala Radang Usus Besar yang Dialami oleh Masayu Anastasia

Kenali 5 Gejala Radang Usus Besar yang Dialami oleh Masayu Anastasia

Your Say | Kamis, 08 Juni 2023 | 09:00 WIB

Masayu Anastasia Sakit Radang Usus Besar, Dokter Zaidul Akbar: Manfaatkan Lidah Buaya

Masayu Anastasia Sakit Radang Usus Besar, Dokter Zaidul Akbar: Manfaatkan Lidah Buaya

Lifestyle | Senin, 05 Juni 2023 | 14:50 WIB

Sakit Radang Usus Besar, Masayu Anastasia Cuma Boleh Konsumsi Makanan Sehat

Sakit Radang Usus Besar, Masayu Anastasia Cuma Boleh Konsumsi Makanan Sehat

Entertainment | Minggu, 04 Juni 2023 | 18:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB