Wajib Tahu, 5 Mitos Hipertensi yang Salah Kaprah

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 17 Mei 2021 | 12:49 WIB
Wajib Tahu, 5 Mitos Hipertensi yang Salah Kaprah

Suara.com - Menurut pedoman medis yang diikuti di seluruh dunia, seseorang disebut mengalami hipertensi jika tekanan darah di angka 130/80 mmHg atau lebih. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi yang umum terjadi namun tidak boleh disepelekan.

Terlebih di situasi pandemi seperti saat ini, mengelola hipertensi menjadi hal penting demi menghindari risiko buruk dan kematian terkait Covid-19.

Dirangkum dari The Healthsite, Ahli Bedah Saraf India, Vishwanathan Iyer, memberi tahu beberapa mitos soal hipertensi yang perlu Anda tahu.

1. Hipertensi sering terjadi dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan

Faktanya, kondisi hipertensi perlu perhatian segera. Sebab, tekanan darah tinggi dapat merusak ginjal, serangan jantung mendadak, hingga stroke. Inilah mengapa hipertensi sering disebut 'silent killer' karena sering mucul tanpa keluhan atau gejala.

Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

2. Hipertensi tidak dapat dicegah

Faktanya, hipertensi dapat dicegah dan dikelola dengan gaya hidup sehat, Seperti contohnya rutin berolahraga, diet rendah garam, mengonsumsi sayur dan buah serta cek kesehatan berkala.

3. Hipertensi lebih menyerang pria ketimbang wanita

Faktanya, mengingat tingkat stres dan gaya hidup pria dan wanita yang tidak banyak bergerak akhir-akhir ini, kedua jenis kelamin sama-sama rentan terkena hipertensi. Namun memang pascamenopause, wanita lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi.

4. Jika tekanan darah sudah normal, obat dapat dihentikan

Faktanya, merupakan kesalahan untuk menghentikan pengobatan tanpa nasihat dokter. Karena gejala hipertensi kadang tidak bersuara, dapat merusak organ vital seperti jantung, otak, dan ginjal. Melewatkan obat-obatan dapat menyebabkan kerusakan organ yang tidak dapat disembuhkan.

5. Hipertensi adalah masalah orang lanjut usia

Faktanya, semakin banyak penelitian yang membuktikan bahwa hipertensi dapat terjadi pada setiap individu tanpa pandang usia. Orang dewasa muda yang menjalani kehidupan yang tidak aktif bergerak dan konsumsi makanan tidak sehat berisiko tinggi terkena tekanan darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kepala Sampai Kaki, Ini Bahaya Komplikasi Hipertensi Pada Organ Tubuh

Dari Kepala Sampai Kaki, Ini Bahaya Komplikasi Hipertensi Pada Organ Tubuh

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 12:34 WIB

Ibu Paula Verhoeven Kena Covid-19 dan Punya Riwayat Hipertensi, Bahayakah?

Ibu Paula Verhoeven Kena Covid-19 dan Punya Riwayat Hipertensi, Bahayakah?

Health | Minggu, 16 Mei 2021 | 17:00 WIB

Berat Badan Normal tapi Lemak Menumpuk? Awas, Risiko Penyakit Jantung!

Berat Badan Normal tapi Lemak Menumpuk? Awas, Risiko Penyakit Jantung!

Health | Minggu, 16 Mei 2021 | 16:24 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB