4 Cara Menurunkan Hipertensi Secara Alami

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 19 Mei 2021 | 19:13 WIB
4 Cara Menurunkan Hipertensi Secara Alami
Cara menurunkan hipertensi - Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Suara.com - Penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi dipicu oleh beberapa faktor. Seperti masalah cacat bawaan, pengaruh obat-obatan, masalah ginjal, dan lain sebagainya. Lalu bagaimana cara menurunkan hipertensi?

Bagi anda penderita hipertensi atau ada kerabat yang menderita, perlu menyimak cara menurunkan hipertensi secara alami di bawah ini. 

1. Olahraga secara rutin

Olahraga secara rutin menjadi salah satu cara ampuh menurunkan tekanan darah tinggi paling efektif. Namun, olahraga juga harus dilakukan secara rutin.

Aktivitas rutin selama 150 menit olahraga per minggu atau 30 menit olahraga dalam sehari dapat menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 5 sampai 8 mmHg. Jadi, pastikan Anda selalu konsisten melakukan olahraga agar tekanan darah tinggi tidak naik.

2. Konsumsi makanan yang sehat

Cara menurunkan hipertensi berikutnya adalah jangan mengonsumsi sembarang makanan. Hindari makanan yang mengandung banyak lemak, terutama lemak jenuh.

Dalam hal asupan makanan, sangat penting bagi Anda untuk makan makanan yang banyak mengandung kalium. Jenis mineral yang satu ini dapat mengurangi efek natrium dalam darah yang jadi penyebab tekanan darah tinggi.

3. Hindari stress

Stress berbanding lurus dengan gejala tekanan darah tinggi. Pasalnya, stress yang kronis menjadi penyebab tekanan darah tinggi. Itulah mengapa rasa bahagia adalah obat tekanan darah tinggi.

Rasa stress juga dapat mendorong pemicu lainnya seperti dorongan memakan makanan tidak sehat, minum alkohol, atau merokok. Aktivitas-aktivitas pelepas stress itu tentunya dapat menjadi sumber penyebab tekanan darah tinggi.

Anda perlu meluangkan waktu sejenak untuk memikirkan apa yang menyebabkan stress seperti pekerjaan, keluarga, masalah keuangan, ataupun penyakit yang tengah diderita. Setelah mengetahui penyebab stress, lalu pertimbangkan cara untuk menghilangkannya seperti tidur lebih awal atau mengambil cuti untuk berlibur.

4. Kurangi natrium dalam asupan makanan

Mengurangi natrium dalam asupan makanan sehari-hari juga efektif menurunkan tekanan darah tinggi sebesar 5 sampai 6 mmHg. Pasalnya, pengaruh natrium dalam makanan berbeda-beda pada setiap orang.

Namun secara umum, membatasi asupan natrium maksimal 2.300 miligram per hari atau kurang akan lebih baik. Karena idealnya, natrium untuk menjaga tekanan darah adalah 1.500 miligram sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Manfaat Pengobatan Kombinasi Pada Pasien Hipertensi dan Dislipidemia

Ini Manfaat Pengobatan Kombinasi Pada Pasien Hipertensi dan Dislipidemia

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:15 WIB

Diagnosis Hipertensi Tak Bisa Hanya dengan Sekali Pengukuran Tekanan Darah

Diagnosis Hipertensi Tak Bisa Hanya dengan Sekali Pengukuran Tekanan Darah

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 14:16 WIB

Waspada, Tidur Mendengkur Jadi Tanda Masalah Hipertensi!

Waspada, Tidur Mendengkur Jadi Tanda Masalah Hipertensi!

Health | Senin, 17 Mei 2021 | 14:30 WIB

Hipertensi Berpotensi Merusak Banyak Organ Tubuh Manusia

Hipertensi Berpotensi Merusak Banyak Organ Tubuh Manusia

Sumbar | Senin, 17 Mei 2021 | 14:15 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB