Tinggalkan Cotton Bud, Air dan Garam Bisa untuk Bersihkan Kotoran Telinga

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 20 Mei 2021 | 19:18 WIB
Tinggalkan Cotton Bud, Air dan Garam Bisa untuk Bersihkan Kotoran Telinga
cotton bud, membersihkan kotoran telinga. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang sering menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga. Padahal kotoran telinga tidak perlu dibersihkan secara teratur untuk menjaga saluran telinga tetap berfungsi dan sehat.

Lilin atau kotoran telinga itu berperan penting dalam melumasi, membersihkan dan melindungi saluran telinga. Tapi terkadang, tubuh menghasilkan banyak kotoran telinga sehingga membuat penyumbatan.

Pada kondisi ini, semua orang tetap tidak disarankan menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinganya. Pemakaian cotton bud justru akan mendorong kotoran telinga lebih jauh ke bawah dan bisa membuat telinga terbuka terhadap infeksi.

Kotoran telinga yang didorong mendekati gendang telinga akan jauh lebih sulit dihilangkan. Pada kondisi parah, orang berisiko membuat lubang di gendang telinganya.

Jika Anda mengalami penyumbatan akibat kotoran telinga yang terlalu banyak, janganlah menggunakan cotton bud dan sebaiknya membuat janji dengan dokter THT. Membersihkan kotoran di dokter THT merupakan salah satu cara yang paling dianjurkan daripada menggunakan cotton bud.

Ilustrasi telinga (shutterstock)
Ilustrasi telinga (shutterstock)

Bila Anda tidak bisa bertemu dengan dokter THT karena pandemi, cara lain untuk membersihkan kotoran telinga tanpa cotton bud adalah menggunakan setetes air dan larutan garam.

Havard Health dikutip dari Express, menyarakan Anda untuk merendam bola kapas menggunakan kedua larutan itu dan meletakkannya di telinga sambil membuka ke atas.

Setelah satu menit, miringkan kepala kembali ke bawah dan biarkan cairan keluar dengan lilin atau kotoran telinga di belakangnya atau gunakan spuit untuk membilasnya.

Cara lainnya adalah membeli obat tetes telinga untuk memecah dan membersihkan kotoran telinga di apotek. Obat tetes telinga ini biasanya berbasis air atau minyak.

Anda bisa konsultasi dengan apoteker untuk memilih mana produk yang paling baik. Tapi, orang yang memiliki masalah dengan gendang telinga lebih baik menghindari pembersihkan telinga dengan cara ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warna Kotoran Telinga Gambarkan Kondisi Tubuh Anda, Cek Sekarang!

Warna Kotoran Telinga Gambarkan Kondisi Tubuh Anda, Cek Sekarang!

Health | Kamis, 01 April 2021 | 11:39 WIB

Jangan Dikorek Pakai Cotton Bud, Kotoran Telinga Bisa Keluar Sendiri Loh!

Jangan Dikorek Pakai Cotton Bud, Kotoran Telinga Bisa Keluar Sendiri Loh!

Health | Senin, 29 Maret 2021 | 11:16 WIB

Ketahui Bahaya Penggunaan Cotton Bud untuk Mengorek Kotoran Telinga

Ketahui Bahaya Penggunaan Cotton Bud untuk Mengorek Kotoran Telinga

Bogor | Kamis, 04 Maret 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB