Bolehkah Orang Kolesterol Tinggi Makan Keju? Ini Pilihan Terbaiknya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 20 Mei 2021 | 20:00 WIB
Bolehkah Orang Kolesterol Tinggi Makan Keju? Ini Pilihan Terbaiknya!
Ilustrasi keju (Pixabay/AlexKlen)

Suara.com - Kolesterol tinggi merupakan salah satu kondisi yang bisa memicu penyakit jantung dan stoke. Kondisi ini berkaitan dengan pola makan penuh lemak jenuh, yang biasanya ditemukan dalam produk susu dan keju.

Tapi, The British Heart Foundation (BHF) mengatakan orang dengan kolesterol tinggi tidak perlu mengurangi asupan makanannya, tetapi makanlah secara bijak. Bahkan, Anda yang memiliki kolesterol tinggi tidak perlu menghindari makan keju.

Karena, keju mengandung lemak jenuh dalam jumlah yang berbeda-beda. Keju yang mengandung lebih sedikit lemak jenuh atau hanya sekitar 100 gram meliputi:

  1. Keju quark (0,1 gram)
  2. Keju cottage rendah lemak (1 gram)
  3. Keju cottafe (2 gram)
  4. Keju ricotta (5 gram)
Ilustrasi kolesterol (Shutterstock)
Ilustrasi kolesterol (Shutterstock)

Sedangkan dilansir dari Express, keju yang mengandung lemak jenuh paling banyak, seperti:

  1. Keju mascarpone (29 gram)
  2. Keju stilton (23 gram)
  3. Keju cheddar, red Leicester, double Gloucester dan keju keras lainnya (22 gram)
  4. Keju parmesan (19 gram)

Keju brie, paneer dan kambing lunak semuanya mengandung 18 gram lemak jenuh per 100 gramnya. Lalu, keju edam mengandung 16 gram lemak jenuh dan keju mozzarella mengandung 14 gram lemak jenuh per 100 gramnya.

Selain lemak jenuh, keju juga tinggi garam yang bisa meningkatkan tekanan darah sehingga bisa memicu risiko penyakit jantung dan stroke. Karena itu, Anda juga harus memperhatikan kandungan garam dalam keju yang dikonsumsi.

Banyak orang pasti memilih keju rendah lemak untuk mencegah lemak jenuh dan menghindari kolesterol tinggi. Padahal, keju yang tidak terlalu banyak lemak jenuh belum pasti memiliki label rendah lemak.

Cara satu-satunya untuk memastikan keju pilihan Anda rendah lemak jenuh adalah memeriksa labelnya. Anda bisa memperhatikan kandungan lemaknya tinggi (lebih dari 17,5 gram/100 gram), sedang (3,1-17,5 gram/100 gram) atau rendah (3 gram atau kurang/100 gram).

Makanan tinggi lemak jenuh bisa menyebabkan kolesterol tinggi karena mengganggu reseptor pada sel hati. Sel-sel hati memiliki reseptor lipoprotein densitas rendah (LDL) yang mengambil kolesterol berlebih ketika kolesterol itu mengambang di aliran darah.

Reseptor mengeluarkan kolesterol dari aliran darah dan mentransfernya ke hati, di mana kolesterol dipecah dan kemudian dikeluarkan dari tubuh. Jika ada terlalu banyak lemak jenuh yang beredar, maka reseptor LDL akan berhenti bekerja dengan baik.

Reseptor LDL yang rusak tidak dapat menangkap kolesterol lagi, itulah sebabnya mengapa kadar kolesterol meningkat. Kondisi ini berbahaya, karena kolesterol menempel di dinding arteri dan seiring waktu semakin banyak endapan yang menyumbat arteri.

Kesimpulannya, orang dengan kolesterol tinggi masih bisa mengonsumsi keju. Asalkan, mereka memilih keju yang rendah lemak jenuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi, Mudah dan Aman

5 Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi, Mudah dan Aman

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 19:20 WIB

5 Cara Atasi Kolesterol Naik saat Lebaran

5 Cara Atasi Kolesterol Naik saat Lebaran

Health | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:07 WIB

Makan Telur Setiap Hari Tetap Aman Meski Tinggi Kolesterol

Makan Telur Setiap Hari Tetap Aman Meski Tinggi Kolesterol

Sumbar | Selasa, 18 Mei 2021 | 16:58 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB