Berkaca dari Ashanty, Ini Cara Kurangi Rambut Rontok Parah Akibat Obat Autoimun

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 26 Mei 2021 | 16:01 WIB
Berkaca dari Ashanty, Ini Cara Kurangi Rambut Rontok Parah Akibat Obat Autoimun
Penyanyi Ashanty saat ditemui di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (9/2/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Setelah mengganti obat autoimun sejak 3 bulan lalu, Penyanyi Ashanty mengaku rambutnya kerap mengalami kerontokan parah. Hal ini terjadi bukan sekali dua kali, namun hingga setiap hari ia rasakan.

Menanggapi hal ini, Ketua Pengurus Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD, K-AI membenarkan jika ada obat autoimun yang menimbulkan efek samping rambut rontok.

Obat itu adalah metotreksat (MTX) yang biasa dikonsumsi pengidap autoimun seperti Ashanty, untuk meredakan gejala yang timbul, seperti gatal-gatal hingga bercak merah.

Untuk mengurangi rambut rontok efek dari pengobatan, Prof. Iris menyarankan untuk lebih dulu mendapatkan diagnosis pasti dari dokter, guna menganalisis sebab kerontokan tersebut.

Bahan alami untuk rambut rontok (Shutterstock)
Bahan alami untuk rambut rontok (Shutterstock)

Setelah dipastikan akibat pengobatan, Profesor Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit, dan biasanya dokter penanggung jawab autoimunnya akan memberikan rujukan.

"Biasanya kita kirim ke dokter kulit, supaya tetap ada pertumbuhan rambut," ungkap Prof. Iris saat dihubungi suara.com, Selasa (25/5/2021).

Berdasarkan pengalaman, para pasiennya oleh dokter kulit akan disarankan merawat rambutnya dengan memberikan minyak khusus yang bisa menutrisi kulit kepala, dan mencegah kerontokan lebih parah.

"Untuk memelihara rambut dikasih minyak, dipelihara rambutnya. Biasanya dokter kulit memberikan minyak khusus, sehingga rambut bisa tumbuh kembali. Kalau rambut rontok aja didiamkan kasihan orangnya," ungkap Prof. Iris.

Di sisi lain, ia membenarkan apabila menghentikan obat autoimun seperti MTX akan mengurangi kerontokan rambut parah, bahkan menghentikan kerontokan tidak wajar. Namun ini juga akan berdampak pada gejala autoimunnya, yang dikhawatirkan tidak terkontrol.

baca juga

"Jika pengobatan, kalau rontoknya masih batas wajar, kalau obatnya dihentikan obatnya juga berhenti. Kita biasanya akan kasih obat sesuai kebutuhan saja tidak berlebihan," pungkas Prof. Iris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Idap Autoimun, Ini yang Dialami Cita Citata Bila Kelelahan

Idap Autoimun, Ini yang Dialami Cita Citata Bila Kelelahan

Entertainment | Rabu, 26 Mei 2021 | 15:15 WIB

Ashanty Ungkap Perubahan Tubuh Setelah 3 Bulan Berobat: Kayak Kena Kanker

Ashanty Ungkap Perubahan Tubuh Setelah 3 Bulan Berobat: Kayak Kena Kanker

Entertainment | Selasa, 25 Mei 2021 | 20:05 WIB

Dialami Ashanty, Ini Beda Rambut Rontok karena Autoimun Versus Akibat Konsumsi Obat

Dialami Ashanty, Ini Beda Rambut Rontok karena Autoimun Versus Akibat Konsumsi Obat

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 19:18 WIB

Terkini

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Impor Bahan Baku Tinggi, Mendag Ingatkan Industri Jangan Bergantung Satu Suplier

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:40 WIB

×