Update Covid-19 Global: Angka Kematian per Kapita di Peru Jadi yang Terburuk

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 01 Juni 2021 | 09:59 WIB
Update Covid-19 Global: Angka Kematian per Kapita di Peru Jadi yang Terburuk
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Setiap hari, ribuan orang di dunia dilaporkan meninggal setelah terinfeksi Covid-19. Update Covid-19 global mengutip situs worldometers, terdapat 7.746 orang meninggal dalam satu hari. Total kematian di seluruh dunia kini telah mencapai 3.564.576 jiwa.

Sementara kasus baru bertambah 354.599 kasus, membuat jumlahnya menjadi 171,45 juta tersebar di 221 negara. Meski demikian angka kesembuhan hampir dua kali lipat, yakni 584.864 orang dinyatakan negatif Covid-19 dalam satu hari. Jumlahnya kini telah sebanyak 153,89 orang sembuh.

Per Senin (1/6) pukul 07.45 WIB, masih ada 13,98 juta orang di dunia yang sakit Covid-19.

Data Kematian Peru Direvisi
Angka kematian Peru melonjak tiga kali lipat dari jumlah kematian resmi Covid-19. Data Universitas Johns Hopkins mencatat angka kematian Peru sebanyak 180.764, menjadikannya negara dengan tingkat kematian per kapita terburuk.

Peru telah menjadi salah satu negara Amerika Latin yang paling terpukul selama pandemi Covid-19. Rumah sakitnya penuh sesak dengan pasien dan permintaan oksigen melebihi ketersediaan. Para ahli telah lama memperingatkan bahwa jumlah korban tewas yang sebenarnya sedang dihitung dalam statistik resmi.

Pada Minggu (30/5), data kematian Peru masih tercatat 69.342 jiwa. Kemudian hitungan resmi dikeluarkan pemerintah setempat sehari kemudian. Dikutip dari Reuters, kurangnya perhitungan angka kematian karena kurangnya pengujian yang membuat sulit untuk mengonfirmasi apakah seseorang meninggal karena virus corona atau penyebab lain.

Menurut data Johns Hopkins, Hongaria memiliki jumlah kematian per kapita Covid-19 yang terburuk, sekitar 300 per 100.000 orang. Dengan jumlah kematian yang diperbarui, Peru sekarang mencapai lebih dari 500 kematian Covid-19 per 100.000 orang.

"Kami pikir itu adalah tugas kami untuk mempublikasikan informasi terbaru ini," kata Perdana Menteri Peru Violeta Bermudez dalam konferensi pers yang mengumumkan hasil tinjauan tersebut.

Di Amerika Latin, Brasil memiliki jumlah kematian tertinggi dengan lebih dari 450.000 nyawa hilang karena pandemi. Berdasarkan populasi, bagaimanapun, angka kematian per kapita Peru sekarang lebih dari dua kali lipat dari Brasil.

baca juga

Angka-angka Peru yang diperbarui sejalan dengan apa yang disebut angka kematian berlebih, yang telah digunakan para peneliti di Peru dan negara-negara lain untuk mengukur kemungkinan penghitungan yang kurang selama pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Kasus Harian AS Capai Rekor Terendah, Kini di Bawah 10 Ribu

Update Covid-19 Global: Kasus Harian AS Capai Rekor Terendah, Kini di Bawah 10 Ribu

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 11:30 WIB

Update Covid-19 Global: Nakes Mogok Kerja, Kasus Covid-19 di Myanmar Naik Terus

Update Covid-19 Global: Nakes Mogok Kerja, Kasus Covid-19 di Myanmar Naik Terus

Health | Minggu, 30 Mei 2021 | 11:56 WIB

Update Covid-19 Global: Kasus Baru Salip Indonesia, Malaysia Akan Lockdown Total

Update Covid-19 Global: Kasus Baru Salip Indonesia, Malaysia Akan Lockdown Total

Health | Sabtu, 29 Mei 2021 | 09:23 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×