Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Ini 5 Gejala Reaksi Alergi yang Bisa Terjadi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 01 Juni 2021 | 14:00 WIB
Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Ini 5 Gejala Reaksi Alergi yang Bisa Terjadi!
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Vaksin Johnson & Johnson salah satu vaksin Covid-19 yang telah disetujui oleh Inggris. Vaksin Covid-19 jenis ini menggunakan teknologi yang serupa dengan vaksin AstraZeneca tapi cukup satu kali suntikan saja.

Dalam uji klinis yang sedang berlangsung, vaksin Johnson & Johnson ini telah terbukti mampu mencegah penularan virus corona Covid-19 dalam dosis tunggal. Tapi, lamanya perlindungan ini bertahan masih belum diketahui.

Menurut US Food and Drug Administration, efek samping vaksin Johnson & Johnson yang paling sering dilaporkan adalah nyeri di tempat suntikan, sakit kepala, kelelahan, nyeri otot dan mual.

"Sebagian besar efek samping ini terjadi dalam satu hingga dua hari setelah vaksinasi. Tingkat keparahan efek sampingnya pun berkisar dari ringan hingga sedang yang berlangsung selama 1 hingga 2 hari," kata US Food and Drug Administration dikutip dari Express.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Janssen pun membuat daftar gejala reaksi alergi yang bisa disebabkan oleh vaksin Covid-19 buatannya, antara lain:

  1. Sulit bernapas
  2. Pembengkakan pada wajah dan tenggorokan
  3. Detak jantung yang cepat
  4. Ruam buruk di sekujur tubuh
  5. Pusing dan lemas

Komisi Independen Obat Manusia dan Kelompok Kerja Pakar COVID-19 telah mempertimbangkan dengan cermat evaluasi MHRA terhadap aplikasi yang diajukan oleh Jansse. Profesor Sir Munir Pirmohamed, ketua Komisi Independen Obat, mengatakan dengan senang hati merekomendasikan penggunaan vaksin Johnson & Johsnon.

Sementara itu, National Institute for Biological Standards and Control sedang melaksanakan rilis batch independen pada semua jenis vaksin Covid-19 yang disetujui untuk memastikan bahwa setiap batch memenuhi standar kualitas yang diharapkan dan akan melakukannya untuk vaksin Johnson & Johnson.

Sebelumnya, penggunaan vaksin Johnson & Johnson sempat dikaitkan dengan kejadian pembekuan darah. Pembekuan darah ini melibatkan pembuluh darah di otak, perut dan kaki bersamaan dengan tingkat trombosit yang rendah.

Pada orang yang mengalami pembekuan darah ini dan tingkat trombosit yang rendah, gejala mulai muncul kira-kira satu hingga dua minggu setelah vaksinasi.

baca juga

Kebanyakan orang yang mengalami pembekuan darah dan kadar trombosit yang rendah ini adalah wanita berusia 18 hingga 49 tahun. Persetujuan MHRA mengizinkan penggunaan vaksin pada orang berusia 18 tahun ke atas.

Tapi, ibu hamil dan menyusui harus konsultasi dengan professional kesehatan untuk mengetahui keuntungan dan risiko suntik vaksin Johnson & Johnson tersebut. Selain itu, orang yang menderita reaksi alergi terhadap salah satu bahan di dalam vaksin Johnson & Johnson tidak boleh menerima vaksin Covid-19 tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Disuntik Vaksin, Anak Buah Anies di Balai Kota Tetap Terpapar Covid-19

Sudah Disuntik Vaksin, Anak Buah Anies di Balai Kota Tetap Terpapar Covid-19

News | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:11 WIB

CEK FAKTA: Warga Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong, Benarkah?

CEK FAKTA: Warga Indonesia Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong, Benarkah?

News | Senin, 31 Mei 2021 | 20:11 WIB

Meski Sudah Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan Tidak Boleh Kendor

Meski Sudah Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan Tidak Boleh Kendor

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 19:50 WIB

Terkini

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×