Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 03 Juni 2021 | 19:30 WIB
Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan kembali telah mengidentifikasi 90 obat antivirus yang sudah ada untuk pengobatan virus corona Covid-19. Tujuan drug repurposing atau reposisi obat ini adalah untuk mendorong pandemi global yang sedang berlangsung sejak satu tahun lalu ini.

Peneliti dari Scripps Research mengidentifikasi empat obat telah disetujui secara klinis dan 9 senyawa yang masih dalam tahap pengembangan berpotensi kuat untuk digunakan kembali sebagai obat oral Covid-19.

Empat obat tersebut, halofantrine, nelfinavir, simeprevir, dan manidipine, sudah disetujui FDA dan sembilan lainnya sedang dalam berbagai tahap proses pengembangan obat.

Dari obat yang mencegah virus corona bereplikasi dalam sel manusia, 19 obat di antaranya dapat meningkatkan kerja remdesivir terhadap virus. Itu adalah obat antivirus yang saat ini disetujui untuk pengobatan Covid-19.

Ada dua obat tambahan lain yang juga memiliki efek aditif pada remdesivir, yakni riboprine atau senyawa yang telah diuji sebagai pencegah mual serta infeksi pembedahan, dan 10-deazaaminopterin, turunan dari vitamin asam folat.

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

“Meskipun kami sekarang memiliki vaksin yang efektif, kami masih kekurangan obat antivirus yang sangat efektif yang dapat mencegah infeksi Covid-19 atau menghentikannya agar tidak memburuk,” kata Peter Schultz, Ph.D., presiden dan CEO Scripps Research.

Untuk menemukan berbagai obat antivirus ini, para peneliti menguji lebih dari 12.000 obat dalam dua jenis sel manusia yang masing-masing terinfeksi virus corona.

"Kami telah mengidentifikasi obat-obatan yang menjanjikan dan memanfaatkan temuan kami untuk mengembangkan antivirus yang optimal, yang akan lebih efektif melawan SARS-CoV-2, termasuk varian dan strain yang resistan terhadap obat, serta terhadap varian virus corona lain," sambungnya, dilansir Medical Xpress.

Obat-obatan yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari perpustakaan repurposing obat ReFRAME, didirikan oleh Calibr pada 2018 dengan dukungan dari Bill & Melinda Gates Foundation.

"Beberapa strategi antivirus yang paling efektif adalah 'koktail' di mana pasien diberikan beberapa obat berbeda untuk memerangi infeksi, seperti yang digunakan untuk mengobati infeksi HIV,” kata penulis penelitian tersebut Thomas Rogers, MD, Ph.D., asisten profesor di Departemen Imunologi dan Mikrobiologi di Scripps Research.

Menurut Schultz, hasil studi ini meningkatkan kemungkinan yang menjanjikan dalam penggunaan kembali obat oral yang ada untuk melawan SARS-CoV-2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Vaksin, Pfizer Berencana Sediakan Antivirus Covid-19 Berbentuk Pil

Selain Vaksin, Pfizer Berencana Sediakan Antivirus Covid-19 Berbentuk Pil

Health | Minggu, 02 Mei 2021 | 12:08 WIB

Mengenal Khasiat Minyak Atsiri, Jadi Antivirus Hingga Enyahkan Bau Badan

Mengenal Khasiat Minyak Atsiri, Jadi Antivirus Hingga Enyahkan Bau Badan

Lifestyle | Rabu, 14 April 2021 | 08:10 WIB

Update Covid-19 Global: India Larang Ekspor Antivirus Remdesivir

Update Covid-19 Global: India Larang Ekspor Antivirus Remdesivir

Health | Senin, 12 April 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB