Ilmuwan Temukan 2 Obat yang Dinilai Efektif Sembuhkan Pasien Covid-19

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 06 Juni 2021 | 11:42 WIB
Ilmuwan Temukan 2 Obat yang Dinilai Efektif Sembuhkan Pasien Covid-19
ilustrasi obat-obatan Covid-19 (Shutterstock)

Suara.com - Covid-19 terus merenggut nyawa di seluruh dunia dan menginfeksi jutaan orang lainnya. Meski sudah ada vaksin virus corona, langkah untuk mengobati pasien yang masih terinfeksi juga perlu dicari solusinya.

Mengingat kebutuhan ini, tim peneliti yang berbasis di Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris meluncurkan proyek untuk mengembangkan terapi yang efektif bagi penderita Covid-19.

Dalam studi mereka, pertama-tama tim membuat sistem eksperimental untuk menyaring obat yang dapat membantu mengendalikan infeksi. Sistem ini menggunakan jenis sel VeroE6/TMPRSS2, yang dimanipulasi untuk secara efisien terinfeksi dan menghasilkan SARS-CoV-2.

Untuk menentukan apakah obat yang dipilih dapat melawan infeksi virus corona, peneliti hanya perlu memaparkan sel VeroE6/TMPRSS2 ke obat dan SARS-CoV-2. Mereka kemudian mengamati apakah obat tersebut dapat menghambat virus menginfeksi sel.

Para peneliti menggunakan sistem eksperimental ini untuk menyaring panel obat yang telah disetujui dalam penggunaan klinis, termasuk obat-obatan seperti remdesivir dan klorokuin. Kedua obat itu telah disetujui atau sedang diuji coba sebagai pengobatan untuk Covid-19, lapor Eurekalert.

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Untuk hasilnya, peneliti menemukan dua obat yang dapat menekan SARS-CoV-2 secara efektif, yakni cepharanthine, yang digunakan untuk mengobati peradangan, dan nelfinavir yang disetujui untuk pengobatan infeksi HIV.

Cepharanthine menghambat masuknya virus ke dalam sel dengan mencegah virus mengikat protein pada membran sel yang digunakan sebagai 'pintu gerbang'.

Sebaliknya, nelfinavir bekerja dengan mencegah virus bereplikasi di dalam sel dengan menghambat protein yang diandalkan virus untuk 'berkembang biak'.

Mengingat obat ini memiliki mekanisme antivirus yang berbeda, menggunakan keduanya secara bersama-sama dapat sangat efektif untuk pasien.

Studi model komputasi memprediksi terapi kombinasi cepharanthine dan nelfinavir dapat mempercepat pembersihan SARS-CoV-2 dari paru-paru pasien hanya dalam 4,9 hari.

Menurut peneliti, pengembangan terapi dua obat ini dapat memberi dokter dan pasien pilihan pengobatan baru yang sangat dibutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Sayembara Unik Berhadiah 10 Unit Motor, Temukan Obat Covid-19 Jadi Syaratnya

Viral Sayembara Unik Berhadiah 10 Unit Motor, Temukan Obat Covid-19 Jadi Syaratnya

Otomotif | Jum'at, 04 Juni 2021 | 15:41 WIB

Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19

Gunakan Drug Repurposing, Ilmuwan Menemukan Puluhan Antivirus untuk Obat Covid-19

Health | Kamis, 03 Juni 2021 | 19:30 WIB

Hits: Obat Covid-19 yang Langsung Mematikan Virus hingga Dilarang BPOM

Hits: Obat Covid-19 yang Langsung Mematikan Virus hingga Dilarang BPOM

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 09:59 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB