Manfaat Diet Keto pada Pria Obesitas, Tingkatkan Kadar Testosteron

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 06 Juni 2021 | 21:19 WIB
Manfaat Diet Keto pada Pria Obesitas, Tingkatkan Kadar Testosteron
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Pria yang kelebihan berat badan dan memiliki kadar testosteron rendah dapat mendapatkan manfaat dari diet ketogenik. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dipresentasikan pada Kongres Endokrinologi Eropa.

Melansir dari Everyday Health, peserta yang melakukan diet keto menurunkan sejumlah besar berat badan, membantu mengekang persentase lemak tubuh mereka, dan meningkatkan kadar testosteron mereka. 

“Diet keto rendah kalori mewakili intervensi nutrisi terapeutik untuk mengobati obesitas dengan efek besar pada penurunan berat badan dan akibatnya, pada kadar testosteron,” kata salah satu penulis penelitian, Angelo Cignarelli, MD, PhD, dari bagian tersebut. penyakit dalam, endokrinologi, andrologi, dan penyakit metabolik di Universitas Bari Aldo Moro di Italia.

Rata-rata, pria dalam penelitian ini berusia 41 tahun dan memiliki indeks massa tubuh (BMI) 36,4 yang mengindikasikan obesitas. Mereka memulai penelitian dengan kadar testosteron total rata-rata 2,5 nanogram per mililiter (ng/mL). Angka tersebut di bawah angka normal kadar testosteron pria dewasa. 

Semua pria mengikuti diet keto dan mengonsumsi tidak lebih dari 800 kalori sehari selama empat minggu. Pada akhir masa studi, para pria kehilangan rata-rata 9,3 kilogram (20,5 pon), mengurangi BMI mereka rata-rata 3,1 poin.

Diet keto atau diet ketogenik. (Shutterstock)
Diet keto atau diet ketogenik. (Shutterstock)


Sementara para pria masih mengalami obesitas berdasarkan BMI mereka pada akhir masa studi, mereka kehilangan rata-rata 6,5 kilogram (14,3 pon) massa lemak. Mereka juga mengalami peningkatan rata-rata 0,89 ng/mL pada kadar testosteron total dan 10,94 nmol/L pada SHBG setelah empat minggu menjalani diet ketogenik rendah kalori.

Para peneliti mengaskan bahwa ini tidak menilai apakah pria yang mengalami disfungsi seksual bida mendapatkan manfaat diet keto. Bagi mereka, terapi testosteron lebih efektif daripada diet keto. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Keto Sangat Ketat, Ketahui Makanan-Makanan yang Perlu Dihindari

Diet Keto Sangat Ketat, Ketahui Makanan-Makanan yang Perlu Dihindari

Health | Minggu, 06 Juni 2021 | 17:35 WIB

Duh, Mayoritas Produk Minuman dan Makanan Nestle Tak Sehat

Duh, Mayoritas Produk Minuman dan Makanan Nestle Tak Sehat

Sulsel | Minggu, 06 Juni 2021 | 16:39 WIB

Kisah Pria Berotot Ingin Tahu Rasanya Mengalami Obesitas, 6 Bulan Naik 25 Kg

Kisah Pria Berotot Ingin Tahu Rasanya Mengalami Obesitas, 6 Bulan Naik 25 Kg

Kaltim | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:07 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB