alexametrics

Generasi Milenial Juga Bisa Alami Hipertensi, Cegah dengan Metode "CERDIK"

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Generasi Milenial Juga Bisa Alami Hipertensi, Cegah dengan Metode "CERDIK"
Tekanan darah tinggi, hipertensi (Pixabay/McRonny)

Hipertensi adalah kondisi yang juga bisa menyerang generasi milenial.

Suara.com - Hipertensi merupakan salah satu kondisi yang bisa memicu masalah kesehatan kronis, seperti penyakit jantung. Kondisi ini bisa terjadi akibat banyak faktor, salah satunya gaya hidup tidak sehat.

Sayangnya, banyak mitos seputar hipertensi yang banyak dipercaya orang. Salah satunya, banyak orang mengira hipertensi adalah penyakit yang menyerang orang tua atau lansia.

Faktanya, generasi milenial usia 18 tahun juga banyak yang menderita hipertensi. Menurut dr Badai Bhatara Tiksnadi, SpJP(K), MM, FIHA dalam Diskusi Virtual "Hipertensi & Covid di Generasi Milenial", memaparkan beberapa faktor yang bisa menyebabkan hipertensi pada generasi milenial.

  1. Gaya hidup tidak aktif
  2. Stres
  3. Kemajuan teknologi sehingga kurang bergerak
  4. Stres karena tuntutan pekerjaan karena virus corona Covid-19
Ilustrasi hipertensi (shutterstock)
Ilustrasi hipertensi (shutterstock)

Kaitannya dengan situasi sekarang, The Blue Cross Blue Shield Association Study menemukan bahwa 92 persen generasi milenial berpikir pandemi virus corona Covid-19 mengganggu kesehatan mental.

Baca Juga: Peneliti India Ungkap Fakta Terbaru Virus Corona Varian Delta

Di samping itu, hipertensi juga kondisi yang bisa membuat seseorang berisiko mengalami gejala berat hingga tingkat kematian tinggi ketika terinfeksi virus corona Covid-19, selain penyakit jantung koroner, diabetes melitus, penyakit ginjal kronis dan obesitas.

Karena itu, dr Badai mengatakan hipertensi harus dicegah agar tidak menyebabkan kecacatan dan komplikasi dengan metode "CERDIK". Metode pencegahan hipertensi dengan cara "CERDIK" ini antara lain:

  1. Cek kesehatan secara rutin
  2. Enyahkan asap rokok
  3. Rajin aktivitas fisik
  4. Diet seimbang
  5. Istirahat cukup
  6. Kelola stres

Komentar