Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Melindungi Pasien dengan Penyakit Rematik, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 07 Juni 2021 | 16:30 WIB
Vaksin Covid-19 Kurang Efektif Melindungi Pasien dengan Penyakit Rematik, Kok Bisa?
Penyakit autoimun. (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti dari Johns Hopkins baru-baru ini melaporkan vaksin Covid-19 memang dapat melindungi orang yang menerima transplantasi organ, tetapi tidak cukup melindungi tanpa orang tersebut mempraktikkan tindakan pencegahan, yakni memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan.

Sekarang, peneliti juga menemukan bahwa vaksin yang dibuat dengan messenger RNA (mRNA), seperti vaksin Pfizer dan Moderna, akan memicu respons imun yang lebih rendah pada penderita penyakit rematik dan muskuloskeletal (RMD).

Sebab, penderita kedua penyakit tersebut umumnya akan mengonsumsi obat penekan sistem kekebalan.

"Temuan kami menunjukkan pasien dengan RMD yang menjalani terapi imunosupresif memiliki respon kurang optimal terhadap vaksinasi, dan karenanya, masih berisiko terkena infeksi SARS-CoV-19," kata penulis utama dalam studi Caoilfhionn Connolly, MD, dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.

Berdasarkan American College of Rheumatology, RMD merupakan kelompok beragam penyakit autoimun yang menyerang anak-anak dan dewasa. Penyakit ini dapat memengaruhi organ mana pun, tetapi seringkali persendian.

Penyakit autoimun. (Shutterstock)
Penyakit autoimun. (Shutterstock)

Sebagian besar RMD disebabkan oleh masalah sistem kekebalan, yang dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan bertahap pada sendi, otot, dan tulang. Jenis RMD termasuk rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, skleroderma, vaskulitis, dan sindrom Sjögren, lapor Medical Xpress.

Antara 7 Desember 2020 hingga 11 Maret 2021 para peneliti merekrut pasien usia 18 tahun ke atas dengan RMD untuk studi respon imun. Satu bulan setelah pasien menerima dosis kedua vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna, sampel darah mereka dianalisis.

Peneliti menemukan sebanyak 20 pasien tidak memiliki antibodi virus corona. Mayoritas peserta adalah wanita (95 persen), penderita lupus (50 persen), dan mengonsumsi agen imunosupresif (80 persen) dengan yang paling umum adalah rituximab (55 persen) dan mycophenolate (50 persen).

"Berdasarkan temuan, kami mengimbau pasien dengan penyakit autoimun yang menggunakan agen imunosupresif khusus ini untuk terus mempraktikkan langkah-langkah keamanan Covid-19, bahkan setelah vaksinasi," kata penulis studi Brian Boyarsky, MD, Ph.D., a rekan peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins.

baca juga

Ia mengatakan penelitian tambahan perlu dilakukan untuk lebih memahami respon imun terhadap vaksinasi Covid-19 pada pasien RMD untuk menemukan metode potensial dalam meningkatkan efektivitas vaksin Covid-19 pada kelompok ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Anak Bukan Prioritas, Bagaimana Kata IDAI?

WHO Sebut Vaksin Covid-19 Anak Bukan Prioritas, Bagaimana Kata IDAI?

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 15:10 WIB

Puluhan Pedagang Pasar Tradisional Payakumbuh Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Puluhan Pedagang Pasar Tradisional Payakumbuh Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Sumbar | Senin, 07 Juni 2021 | 14:15 WIB

Kritik Negara Kaya Lagi, WHO: Vaksin Covid-19 Untuk Anak-Anak Bukan Prioritas

Kritik Negara Kaya Lagi, WHO: Vaksin Covid-19 Untuk Anak-Anak Bukan Prioritas

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Review Time To Hunt: Keinginan untuk Kabur yang Membawa Kita Pada Perburuan

Review Time To Hunt: Keinginan untuk Kabur yang Membawa Kita Pada Perburuan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:00 WIB

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Kembali ke Indonesia, Marselino Ferdinan Ungkap Target Besarnya Bersama Persija

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 09:58 WIB

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku

Bali | Kamis, 24 September 2026 | 09:50 WIB

Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Lumbung Pangan Indonesia

Hari Tani Nasional 2026, Khofifah Apresiasi Petani Jatim sebagai Penjaga Lumbung Pangan Indonesia

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 09:49 WIB

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:43 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 09:42 WIB

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:40 WIB

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 09:37 WIB

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 09:35 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

×