Ternyata Waktu Bisa Memengaruhi Seberapa Baik Sistem Kekebalan Tubuh, Begini Penjelasannya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 07 Juni 2021 | 06:00 WIB
Ternyata Waktu Bisa Memengaruhi Seberapa Baik Sistem Kekebalan Tubuh, Begini Penjelasannya
Ilustrasi sistem imun tubuh. [Shutterstock]

Suara.com - Ketika mikroorganisme, seperti bakteri atau virus, menginfeksi tubuh, sistem kekebalan kita beraksi. 'Tentara' ini sangat terlatih untuk merasakan dan melawan infeksi, serta membersihkan segala kerusakan yang disebabkan oleh patogen.

Banyak orang yang mengira bahwa sistem kekebalan bekerja dengan cara yang sama persis di setiap waktu, terlepas dari infeksi terjadi pada siang atau malam hari.

Tetapi sebuah penelitian yang dilakukan lebih dari 50 tahun menunjukkan bahwa tubuh kita sebenarnya merespon secara berbeda pada siang dan malam hari.

Alasannya adalah 'jam' dalam tubuh kita. Di mana setiap sel di dalam tubuh, termasuk sel kekebalan, dapat mengetahui waktu.

Berdasarkan Science Alert, jam tubuh telah berevolusi selama jutaan tahun untuk membantu kita bertahan hidup. Setiap sel dalam tubuh memiliki kumpulan protein yang menunjukkan waktu, tergantung pada levelnya.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

Dengan mengetahui apakah waktu menunjukkan siang atau malam, tubuh akan dapat menyesuaikan dalam fungsi dan perilakunya, seperti saat kita lapar dan kenyang.

Jam tubuh kita melakukan ini dengan menghasilkan ritme 24 jam, atau yang lebih dikenal dengan ritme sirkadian, dalam cara sel berfungsi. Misalnya, jam tubuh akan memastikan bahwa kita hanya memproduksi melatonin saat hari sudah malam, sebab, zat kimia ini membuat kita lelah yang menandakan sudah waktunya istirahat.

Sistem kekebalan dari berbagai jenis sel kekebalan akan terus berpatroli di tubuh untuk mencari bukti infeksi atau kerusakan. Tetapi jam tubuh kitalah yang menentukan di mana sel-sel itu berada pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.

Jadi, sel-sel kekebalan akan berpindah ke jaringan di siang hari dan akan beredar ke seluruhu tubuh di malam hari.

baca juga

Ritme sirkadian sel-sel kekebalan ini mungkin telah berevolusi, sehingga sel akan secara langsung berada di jaringan pada saat kita lebih mungkin terinfeksi, siap untuk diserang.

Pada malam hari, sel-sel kekebalan kita beredar ke seluruh tubuh dan berhenti di kelenjar getah bening. Di sini, sel akan membangun ingatan tentang apa yang ditemuinya pada siang harinya, membentuk antibodi terhadap infeksi apa pun. Sehingga saat tubuh terinfeksi kembali, antibodi dalam menghadapinya lagi.

Mengingat kontrol jam tubuh atas sistem kekebalan kita, tidak mengherankan ketika beberapa penelitian menunjukkan bahwa waktu kita terinfeksi patogen dapat memengaruhi seberapa sakit tubuh kita. Namun, ada kemungkinan hal ini juga tergantung pada patogen yang menyerang.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa waktu kita meminum obat dapat memengaruhi seberapa baik kerjanya, tetapi ini juga tergantung pada obat yang dikonsumsi.

Salah satu contohnya, tubuh membuat kolesterol saat kita tidur atau di malam hari. Jadi, mengonsumsi statin kerja pendek (obat penurun kolesterol) sebelum tidur memberikan efektifitas paling besar.

Ada juga semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa antibodi yang dihasilkan vaksin dipengaruhi oleh jam tubuh dan waktu pemberiannya.

Sebuah uji coba acak pada 2016 silam terhadap lebih dari 250 orang berusia 65 yahun ke atas menunjukkan bahwa pemberian vaksin influenza di pagi hari (antara jam 9 hingga 11 pagi) menghasilkan respon antibodi yang lebih besar dibandingkan ketika divaksinasi pada sore hari (antara jam tiga hingga lima sore).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Vaksin Covid-19 Akan Kurang Manjur pada Penderita Gangguan Kekebalan

Ahli: Vaksin Covid-19 Akan Kurang Manjur pada Penderita Gangguan Kekebalan

Health | Minggu, 06 Juni 2021 | 14:30 WIB

Temuan Baru, Gabungan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Bentuk Kekebalan Tubuh yang Lebih Lama

Temuan Baru, Gabungan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Bentuk Kekebalan Tubuh yang Lebih Lama

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 12:07 WIB

Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis, Bobby Optimis Kekebalan Massal di Medan Segera Terbentuk

Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis, Bobby Optimis Kekebalan Massal di Medan Segera Terbentuk

Sumut | Kamis, 03 Juni 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×