Ternyata Segini Berat Virus Corona di Seluruh Dunia, Kurang dari 15 Kilogram!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 09 Juni 2021 | 09:03 WIB
Ternyata Segini Berat Virus Corona di Seluruh Dunia, Kurang dari 15 Kilogram!
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Suara.com - Virus merupakan mikroorganisme yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang manusia. Makhluk super kecil ini dapat masuk ke sel-sel tubuh dan bereplikasi agar dapat menginfeksi inangnya, seperti yang dilakukan virus corona Covid-19.

Tapi, pernahkah Anda mengira-ngira berapa berat SARS-CoV-2 di seluruh dunia jika disatukan?

Menurut sebuah studi baru, jika semua partikel virus corona di muka bumi dikumpulkan menjadi satu dan ditimbang, beratnya akan setara dengan apel atau balita.

Peneliti dalam studi ini memperkirakan setiap orang yang terinfeksi membawa sekitar 10 miliar hingga 100 miliar partikel SARS-CoV-2 pada saat puncak infeksi mereka.

Itu menunjukkan bahwa semua virus corona saar menginfeksi manusia di seluruh dunia memiliki massa kolektif antara 0,1 hingga 10 kilogram, lapor Live Science.

Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

"Walau kecil, bukan berarti tidak berarti. Di sini kita berbicara tentang massa virus yang sangat kecil, tetapi benar-benar mendatangkan malapetaka di dunia," kata penulis senior Ron Milo, profesor di Departemen Ilmu Tanaman dan Lingkungan, Weizmann Institute of Science, Israel.

Untuk menghitung massa ini, peneliti menggunakan pengukuran sebelumnya yang diambil dari sampel monyet rhesus selama mengalami infeksi puncak. Peneliti menghitung semua virus di berbagai jaringan yang rentan diserang patogen, yakni paru-paru, amandel, kelenjar getah bening, dan sistem pencernaan.

Mereka kemudian mengalikan jumlah partikel virus yang ada per gram jaringan pada monyet rhesus dengan massa jaringan manusia, untuk memperkirakan jumlah partikel virus dalam jaringan manusia.

Dari perhitungan sebelumnya berdasarkan diameter virus, mereka sudah mengetahui bahwa setiap partikel virus memiliki massa satu femtogram (10 dinaikkan menjadi minus 15 gram).

Menggunakan massa dan jumlah partikel yang diperkirakan, mereka menghitung bahwa setiap orang, pada infeksi puncak, membawa sekitar satu hingga 10 mikrogram partikel virus.

baca juga

Peneliti juga menghitung berapa banyak mutasi yang dikumpulkan virus, rata-rata, selama infeksi pada satu orang dan juga seluruh populasi.

Ditemukan virus akan mengakumulasi sekitar 0,1 hingga satu mutasi dari seluruh genomnya dalam satu inang. Mengingat masa infeksi adalah empat hingga lima hari, virus akan mengumpulkan sekitar tiga mutasi per bulan.

Tetapi, peneliti juga mengetahui ada variasi dalam jumlah partikel virus di dalam tubuh setiap manusia yang terinfeksi. Faktanya, jumlah partikel dapat berbeda lima hingga enam kali lipat.

Artinya, beberapa orang yang terinfeksi mungkin memiliki partikel jutaan kali lebih banyak daripada orang lain.

"Kami berharap penelitian ini akan memulai pemikiran dan eksperimen baru," pungkas peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukti Kuat Virus Corona Rekayasa Laboratorium dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Bukti Kuat Virus Corona Rekayasa Laboratorium dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 20:44 WIB

Vaksinasi Dipercepat, Korea Selatan Laporkan Pelambatan Penularan Virus Corona

Vaksinasi Dipercepat, Korea Selatan Laporkan Pelambatan Penularan Virus Corona

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 17:20 WIB

China Didesak Ungkap Asal Usul Virus Corona, Apa Tanggapan WHO?

China Didesak Ungkap Asal Usul Virus Corona, Apa Tanggapan WHO?

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 14:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×