Walau Memusingkan, Belajar Matematika Itu Penting untuk Perkembangan Otak Remaja!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 09 Juni 2021 | 13:00 WIB
Walau Memusingkan, Belajar Matematika Itu Penting untuk Perkembangan Otak Remaja!
lustrasi anak belajar matematika. (Shutterstock)

Suara.com - Matematika memang bukan mata pelajaran yang banyak disukai orang-orang. Tetapi, ilmu hitung menghitung ini sangat penting dalam perkembangan otak.

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan siswa yang berhenti mempelajari matematika pada usia 16 tahun memiliki jumlah zat kimia otak yang lebih sedikit. Zat ini penting untuk perkembangan otak dan kognitif.

Otak para remaja tersebut memiliki lebih sedikit asam gamma-aminobutyric, bahan kimia yang sangat penting untuk plastisitas otak, lapor The Guardian.

Berdasarkan studi dari departemen psikologi eksperimental Universitas Oxford, Inggris, pengurangan bahan kimia, yang berfungsi sebagai neurotransmitter, ditemukan di area utama otak yang mendukung memori, pembelajaran, penalaran, pemecahan masalah, dan hitung menghitung.

Peneliti pun memperingatkan bahwa berhenti belajar matematika setelah usia 16 tahun dapat merugikan para remaja.

Ilustrasi Soal Matematika Perkalian (Pixabay/Ramdlon)
Ilustrasi Soal Matematika Perkalian (Pixabay/Ramdlon)

Dalam studi ini, lebih dari 130 siswa berusia 14 hingga 18 tahun ambil bagian dalam penelitian. Siswa di atas 16 tahun ditanya apakah mereka sudah berhenti belajar matematika, sementara yang lebih muda ditanya apakah mereka berencana berhenti belajar mata pelajaran tersebut.

Masing-masing dari mereka menjalani pemindaian otak dan penilaian kognitif, dan ditindaklanjuti 19 bulan kemudian. Peneliti mengetahui apakah mereka belajar atau tidak belajar matematika dari konsentrasi bahan kimia otak.

"Studi kami memberikan tingkat pemahaman biologis baru tentang dampak pendidikan pada otak yang sedang berkembang dan efek timbal balik antara biologi dan pendidikan. Belum diketahui bagaimana disparitas ini, atau implikasi jangka panjangnya, dapat dicegah," kata pemimpin penelitian Roi Cohen Kadosh, ahli saraf kognitif di Oxford.

Mengakui bahwa tidak setiap remaja menyukai matematika, dia mengatakan alternatif yang menghasilkan efek yang sama harus diselidiki, termasuk pelatihan logika dan penalaran yang melibatkan area otak yang sama dengan matematika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Man United Kalah, Rashford Dibilang Monyet oleh Guru Matematika

Man United Kalah, Rashford Dibilang Monyet oleh Guru Matematika

Bola | Kamis, 27 Mei 2021 | 13:50 WIB

Menurut Peneliti, Begini Cara Meningkatkan Keterampilan Matematika Anak

Menurut Peneliti, Begini Cara Meningkatkan Keterampilan Matematika Anak

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:35 WIB

Kerjakan Soal Matematika, Jawaban Murid Bikin Warganet Mikir Ulang

Kerjakan Soal Matematika, Jawaban Murid Bikin Warganet Mikir Ulang

Kaltim | Rabu, 05 Mei 2021 | 20:55 WIB

Terkini

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia

Health | Kamis, 12 Maret 2026 | 08:38 WIB

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:33 WIB