Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 11 Juni 2021 | 13:46 WIB
Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu
Ilustrasi anak bermain gadget. (Unsplash.com)

Suara.com - Anak-anak bermain ponsel pintar kini lebih mudah ditemukan. Padahal paparan layar ponsel sebenarnya tak baik untuk perkembangan mereka dan bisa memicu kecanduan gadget. 

Sayangnya sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa 42 persen anak-anak setidaknya memiliki waktu bermain ponsel lebih dari 30 jam setiap minggunya. Melansir dari Cnet, penelitian ini telah diterbitkan Sell Cell.

Sell Cell dikenal sebagai situs perbandingan harga ponsel, namun telah melakukan beberapa survei, seperti survei tentang apa yang dilakukan kebanyakan orang dengan ponsel yang tidak digunakan dan survei tentang penggunaan upgrade awal untuk ponsel baru oleh generasi milenial.

Untuk studi ini, Sell Cell mensurvei 1.135 orang tua di Amerika Serikat dengan anak-anak berusia antara 4 hingga 14 tahun. Dari survei tersebut, gitemukan bahwa anak-anak mulai menggunakan ponsel pada usia muda. Setidaknya 47 persen anak-anak mulai menggunakan ponsel di bawah 6 tahun dan 12 persen berusia antara satu dan dua tahun.

Orang tua memiliki andil dalam angka-angka ini juga. Empat puluh persen orang tua yang disurvei mengaku membiarkan anak-anak mereka bermain ponsel agar mereka bisa tenang. 

Padahal melansir dari Telegraph, penggunaan ponsel berlebih pada anak bisa berisiko pada kesehatan mulai dari masalah konsentrasi hingga otak.  

Profesor psikologi kognitif di Universitas Utrecht, Belanda, Stefan Van Der Stigchel, menjelaskan bahwa pembelajaran online lebih sulit bagi anak-anak karena mereka memiliki banyak energi motorik yang perlu dikeluarkan.

"Anak laki-laki khususnya, mungkin menghabiskan begitu banyak konsentrasi untuk mencoba tetap diam selama belajar, mereka tidak memiliki energi yang tersisa untuk mendengarkan apa yang diajarkan," tuturnya.

Ilustrasi Anak & Gadget. (pexels.com/Jessica Lewis)
Ilustrasi Anak & Gadget. (pexels.com/Jessica Lewis)


Sementara itu, kecanduan gadget juga disebut bisa memengaruhi emosional anak. 

baca juga

"Adiksi (gadget/game) mengaktifkan saraf di otak sehingga mampu memberikan rasa bahagia dan senang. Kalau sudah kecanduan gadget, saraf di otak itu bakal dimonopoli," ungkap Praktisi Cognitive Behaviour Therapy Ray Zairaldi, Minggu (6/6/2021) kepada Suara.com.

"Makanya anak jadi emosional, dan tidak tahu bagaimana mendatangkan hal yang menyenangkan selain adiksinya," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecanduan Gadget Bisa Pengaruhi Emosi Anak, Ini Solusinya

Kecanduan Gadget Bisa Pengaruhi Emosi Anak, Ini Solusinya

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 19:15 WIB

5 Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget

5 Tips Mengatasi Anak yang Kecanduan Gadget

Your Say | Rabu, 12 Mei 2021 | 13:25 WIB

Orang Tua Wajib Tahu! Ini Batasan Screen Time pada Anak Sesuai Usia

Orang Tua Wajib Tahu! Ini Batasan Screen Time pada Anak Sesuai Usia

Your Say | Minggu, 25 April 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×