Diabetes Tipe 2 hingga Kematian Dini, Berikut Efek Buruk Kurang Tidur Kronis

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 14 Juni 2021 | 07:40 WIB
Diabetes Tipe 2 hingga Kematian Dini, Berikut Efek Buruk Kurang Tidur Kronis
Ilustrasi kurang tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Kurang tidur sesekali mungkin tampaknya tidak menyebabkan masalah besar, tetapi ketika sering terjadi, dampaknya sangat intens dan efeknya bisa bertahan lama. Bahkan dalam keadaan ekstrim, kurang tidur dapat menyebabkan kematian dini.

"Sebagai masyarakat, sebagai keluarga dan individu, kita belum sepenuhnya menghargai pentingnya tidur. Tidur, bersama dengan pola makan dan olahraga, merupakan dasar kesehatan yang baik," kata Terry Cralle, RN, pendidik tidur klinis bersertifikat di Fairfax, Virginia.

Kurang tidur kronis meningkatkan risiko kondisi medis serius, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes, menurut Everday Health.

Sementara saat tidur tubuh akan mengeluarkan hormon yang membantu mengontrol nafsu makan, metabolisme, dan pemrosesan glukosa, kurang tidur justru akan mengeluarkan 'hormon stres', yakni kortisol.

Selain itu, kurang tidur tampaknya membuat hormon tubuh lainnya rusak. Tubuh menjadi lebih sedikit melepaskan insulin setelah seseorang makan.

Ilustrasi kurang tidur dan istirahat. (Shutterstock)
Ilustrasi kurang tidur  (Shutterstock)

Gabungan peningkatan kortisol dengan sedikitnya pelepasan insulin di dalam tubuh akan membuat kadar glukosa di dalam aliran darah tinggi yang pada akhirnya meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Meski begitu, banyaknya tidur yang diperlukan setiap orang itu berbeda. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) merekomendasikan orang dewasa harus tidur antara tujuh hingga sembilan jam setiap malam.

Bertentangan dengan kepercayaan populer, tidur satu atau dua jam ekstra pada akhir pekan tidak dapat menggantikan jam tidur yang kurang saat hari-hari kerja.

Hal itu justru dapat membuang jam tubuh internal dan mungkin menyebabkan insomnia pada Minggu malam.

Jadi, berpegang teguh pada jadwal tidur yang konsisten adalah cara terbaik untuk mengatur jam tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas! Kurang Tidur Pengaruhi Kualitas Hubungan Seks

Awas! Kurang Tidur Pengaruhi Kualitas Hubungan Seks

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 23:47 WIB

Efek Jangka Panjang Kurang Tidur, Pengaruhi Kemampuan Fokus

Efek Jangka Panjang Kurang Tidur, Pengaruhi Kemampuan Fokus

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 16:00 WIB

5 Hal Ini Bisa Sebabkan Serangan Jantung, Salah Satunya Kurang Tidur!

5 Hal Ini Bisa Sebabkan Serangan Jantung, Salah Satunya Kurang Tidur!

Your Say | Rabu, 10 Maret 2021 | 20:59 WIB

Terkini

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB