Miliki Makna Berbeda, Gaslighting dan Playing Victim Nyatanya Bisa Dilakukan Bersamaan

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 14 Juni 2021 | 20:09 WIB
Miliki Makna Berbeda, Gaslighting dan Playing Victim Nyatanya Bisa Dilakukan Bersamaan
Ilustrasi gaslighting dan playing victim (pexels/@katlovessteve)

Suara.com - Gaslighting dan playing victim merupakan dua istilah dengan makna yang berbeda. Gaslighting berarti tindakan manipulasi tidak sehat yang dapat membuat korbannya merasa rendah diri, mengalami kecemasan, depresi, sampai jatuh mental.

Sementara playing victim atau bermain korban merupakan sikap berlagak sebagai korban untuk membenarkan pelecehan terhadap orang lain, memanipulasi orang lain, strategi penjiplakan, mencari perhatian, atau tidak bertanggung jawab pada amanat yang diberikan padanya

Meski gaslighting dan playing victim merupakan dua hal berbeda, namun pada prakteknya, itu dapat dilakukan bersamaan.

Kata Psikologis Klinik Ika Amalia, dua hal tersebut dapat membuat pelaku memiliki motif yang kukuh.

“Gaslighting dan playing victim bisa dilakukan berbarengan. Jadi ketika orang melakukan ini, bisa juga playing victim. Sehingga ini bisa lebih kukuh,” ungkapnya dalam acara bertema How To Build a Strong Friendship, Minggu (13/6/2021) lalu.

Ia memberikan contoh, hal tersebut bisa terjadi pada pertemanan antara orang yang sulit diajak bercanda dengan orang yang terlalu sering bercanda.

"Kayak ‘Kan gue cuma bercanda, kok lu gitu sih? Gue harus gimana jadi temen lu?’. Dan itu bisa terjadi, jadi pelaku memanfaatkan untuk membuat korban terlihat lebih buruk,” katanya lebih lanjut.

Korban yang merasa tidak nyaman juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku gaslighting dan playing victim. Itu dilakukan ketika pelaku seolah-olah menjadi korban saat menjalin hubungan pertemanan.

“Kamu yang tidak nyaman dengan keadaan tersebut, tapi seolah-olah pelaku tidak nyaman. Dan teman yang seperti ini patut diwaspadai,” ujarnya.

baca juga

Bagaimana caranya menghadapi seseorang yang pandai melakukan gaslighting dan playing victim?

Dilansir dari A Conscious Rethink, cara menghadapi orang yang melakukan playing victim yang pertama, adalah sayangi kesehatan mental. Berhadapan dengan seseorang seperti ini, tentu bisa menguras tenaga. Kedua, tinggalkan mereka yang punya sifat tersebut.

Sementara cara menghadapi seseorang yang melakukan gaslighting adalah perlunya memegang teguh kebenaran sendiri. Mengapa? Pelaku gaslighting terkadang pandai membuat korban menjadi ragu terhadap persepsi mereka. Sehingga, mereka yang lemah memilih untuk menerimanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Disepelekan, Pola Makan Bisa Memengaruhi Kesehatan Mental Perempuan

Jangan Disepelekan, Pola Makan Bisa Memengaruhi Kesehatan Mental Perempuan

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 15:54 WIB

Mengobati Depresi, 'Gas Tertawa' Bisa Lebih Efektif Ketimbang Antidepresan

Mengobati Depresi, 'Gas Tertawa' Bisa Lebih Efektif Ketimbang Antidepresan

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 08:35 WIB

Selain Bikin Timbangan Naik, Makanan Tak Sehat Juga Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Selain Bikin Timbangan Naik, Makanan Tak Sehat Juga Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×