Sempat Ramai, Benarkah Deodoran Bisa Picu Kanker Payudara?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 16 Juni 2021 | 09:00 WIB
Sempat Ramai, Benarkah Deodoran Bisa Picu Kanker Payudara?
Ilustrasi perempuan menggunakan deodorant. [Shutterstock]

Suara.com - Mungkin Anda pernah mendengar bahwa deodoran bisa tingkatkan risiko kanker payudara. Anggapan ini telah beredar di banyak generasi yang membuat banyak orang ragu pakai deodoran. 

Melansir dari Healthshots, dokter Tanaya Narendra menyangkal bahwa tidak ada huubungan antara deodran dan kanker payudara.

“Saya yakin Anda pernah mendengar desas-desus bahwa deodoran menyebabkan kanker payudara. Saya bahkan lebih yakin Anda telah melihat beberapa merek yang menjual deodoran alami atau aluminiumfree yang cukup mahal," kata dokter Narendra seperti yang dikutip dari Healthshots.  

"Tidak ada yang salah dengan membeli dan menggunakan produk yang berasal dari alam, tetapi jangan biarkan diri Anda terkecoh dengan alasan omong kosong mengapa Anda harus membeli produk yang lebih mahal. Pahami ilmunya dan lindungi diri Anda agar tidak tertipu," imbuhnya. 

Ada beberapa penelitian yang telah dilakukan untuk memahami hubungan antara penggunaan deodoran dan terjadinya kanker payudara. Dan tak satupun menemukan hubungan antara keduanya. 

Dokter Narendra menjelaskan bahwa rumor deodoran menyebabkan kanker payudara berasal dari tahun 1990-an, ketika beberapa email beredar mengklaim bahwa mengaplikasikan deodoran pada kulit ketiak yang baru dicukur menyebabkan kanker payudara. 

"Mencukur menciptakan luka kecil di kulit dan deodoran yang Anda gunakan diserap ke dalam kelenjar getah bening Anda, kaim ini benar-benar salah," ujar dokter Narendra.

Ilustrasi lelaki menggunakan deodoran. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki menggunakan deodoran. (Shutterstock)


Dokter Narendra mengatakan bahwa kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan. Mereka membantu tubuh Anda menyaring mikroba dan partikel jahat termasuk sel kanker. 

Kelenjar getah bening terhubung satu sama lain tetapi tidak terhubung ke kelenjar keringat Anda. Antiperspiran dalam deodoran memblokir kelenjar keringat Anda bukan kelenjar getah bening Anda.

baca juga

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa sangat sedikit aluminium yang diserap melalui kulit, yakni hanya mencapai 0,012 persen. 

“Alasan mengapa aluminium menjadi antiperspiran yang baik adalah karena aluminium tetap berada di permukaan kulit dan tidak terserap. Untuk suatu zat yang menyebabkan kanker, zat itu harus masuk ke dalam tubuh dalam dosis yang cukup tinggi untuk menimbulkan masalah. Dan jumlah yang sangat kecil dalam roll-on Anda tidak cukup,” kata dokter Narendra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

Disebut Sama Ganasnya dengan Kanker, Kim Jong Un Bakal Perangi K-Pop

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:14 WIB

Studi: Seorang Pria Terapi Diet Keto untuk Mengatasi Kanker, Hasilnya?

Studi: Seorang Pria Terapi Diet Keto untuk Mengatasi Kanker, Hasilnya?

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 07:55 WIB

Bukan Dipaksa, Begini Cara Ampuh Membuat Orang Mengurangi Asupan Alkohol

Bukan Dipaksa, Begini Cara Ampuh Membuat Orang Mengurangi Asupan Alkohol

Health | Minggu, 13 Juni 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Apa Itu Bilangan Prima? Ini Pengertian, Sifat, Contoh, dan Cara Menentukannya

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lindas Pria di Kolong Truk, Sopir Ini Santai Pindahkan Jasad Lalu Isi BBM ke SPBU

Lampung | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Timnas Indonesia Tanpa Rizky Ridho di FIFA ASEAN Cup 2026?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:48 WIB

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Tutorial Membuat Winged Eyeliner yang Rapi untuk Pemula, Ikuti 8 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Jelang Pengumuman Suku Bunga, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

Diduga Rugikan Negara Rp38 M Kasus Batu Bara, Manajer PT PPA dan Petinggi PT BAS Sidang Perdana

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Tak Cuma Rp1 Miliar, Pemda DIY Desak Kampus Ringankan UKT Mahasiswa NTT

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata

Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata

Malang | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Menguasai Rumus Luas dan Keliling Belah Ketupat: Lengkap dengan Unsur dan Contoh Soal

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:28 WIB

×