Mitos, Ahli Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Rusak Kualitas Sperma!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 18 Juni 2021 | 13:43 WIB
Mitos, Ahli Buktikan Vaksin Covid-19 Tak Rusak Kualitas Sperma!
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mengira vaksin Covid-19 bisa merusak kualitas sperma pria. Tapi, para ahli membantah bahwa vaksin Covid-19 Pfizer dan Modern akan berdampak pada kesuburan pria.

Para ahli pun mengharapkan lebih banyak pria yang suntik vaksin Covid-19. Meskipun, uji klinis dari dua vaksin mRNA tersebut, Pfizer dan Moderna tidak melihat efeknya pada kesuburan.

Tapi, para ahli berpendapat bahwa keraguan seseorang utnuk suntik vaksin Covid-19 karena sesuatu hal yang belum terbukti hanya akan memperpanjang situasi pandemi virus corona Covid-19.

"Ragu untuk suntik vaksin Covid-19 adalah penghalang untuk mengakhiri pandemi virus corona. Kami percaya beberapa keraguan itu disebabkan oleh opini publik tentang vaksin bisa berdampak negatif pada kesuburan," kata Dr. Ranjith Ramasamy, direktur Urologi Reproduksi Program di Sekolah Kedokteran Miller Universitas Miami dikutip dari Health Day.

Dr Ranjith pun menegaskan bahwa ia dan timnya menjadi orang pertama yang telah membuktikan sendiri kalau vaksin Covid-19 tidak mempengaruhi kesuburan pria dan penyebab disfungsi ereksi.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Penelitian ini melibatkan 45 pria sehat usia 18 hingga 35 tahun, yang tidak memiliki masalah kesuburan. Para peserta diminta memberikan sampel air mani sebelum suntik vaksin Pfizer dan Moderna dosis pertama dan sampel air mani lagi sekitar 70 hari setelah suntikan dosis kedua.

"70 hari adalah waktu yang cukup untuk melihat vaksin Covid-19 bisa mempengaruhi parameter air mani atau tidak," kata penulis pertama studi Daniel Gonzalez, seorang mahasiswa kedokteran di Miller School.

Daniel Gonzales mengatakan pengukuran volume air mani, konsentrasi sperma dan sperma yang bergerak tidak menemukan adanya penurunan dari tingkat awal.

Ramasamy mengatakan temuan yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association ini sangat membantu membantah anggapan vaksin Covid-19 memengaruhi kesuburan pria dan mengurangi keraguan orang-orang untuk suntik vaksin.

baca juga

Namun, penelitian ini hanya memeriksa vaksin Pfizer dan Moderna mengenai efeknya pada kesuburan pria, tidak menggunakan vaksin Johnson & Johnson maupun lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Harus Tahu, Ini 5 Jenis Warna Sperma Beserta Penyebabnya

Pria Harus Tahu, Ini 5 Jenis Warna Sperma Beserta Penyebabnya

Your Say | Rabu, 16 Juni 2021 | 21:00 WIB

Penelitian Temukan bahwa Berkebun Bisa Bantu Tingkatkan Jumlah Sperma Pria, Kok Bisa?

Penelitian Temukan bahwa Berkebun Bisa Bantu Tingkatkan Jumlah Sperma Pria, Kok Bisa?

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 11:48 WIB

Bekukan Sperma Mamalia di ISS, Tikus Antariksa Berhasil Lahir di Bumi

Bekukan Sperma Mamalia di ISS, Tikus Antariksa Berhasil Lahir di Bumi

Tekno | Senin, 14 Juni 2021 | 07:41 WIB

Terkini

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

Praktik 'Nuthuk' Harga Muncul Lagi di Malioboro, Wisatawan Keluhkan Es Jeruk Rp20 Ribu per Gelas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Prabowo Salurkan Rp200 Miliar untuk Karhutla Sumsel, Ini Rincian Dana untuk 15 Daerah

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:02 WIB

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau

Foto | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Menbud Fadli Zon Soroti Karhutla Ancam Lukisan Gua Prasejarah dan Makam Toraja

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:59 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

Usai Diperiksa 7 Jam, Sestama BNPB Klaim Serahkan Dokumen ke Penyidik KPK

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

3 Day Cream Wardah untuk Kurangi Flek Hitam, Bisa Dipakai Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Komnas HAM Sambut Putusan MK, Prajurit Pelaku Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:54 WIB

×