KemenPPPA: Berikan Kental Manis Sama dengan Langgar Hak Kesehatan Anak

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:23 WIB
KemenPPPA: Berikan Kental Manis Sama dengan Langgar Hak Kesehatan Anak
Ilustrasi kental manis. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengatakan jika pemberian kental manis bisa melanggar hak kesehatan anak.

Perlu diketahui bahwa kental manis bukanlah produk susu, melainkan gula yang diberikan rasa susu. Sehingga pemberian kental manis pada anak, jadi polemik karena berpotensi membuat anak kelebihan gula, dan meningkatkan risiko diabetes pada anak.

“Kita harus jaga betul agar susu kental manis tidak diberikan kepada bayi. Pemenuhan hak anak terlanggar bila susu kental manis terus diberikan sebagai minuman pengganti susu untuk anak, ” ujar Entos Zainal,SP, MPHM, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan KemenPPPA, dalam acara diskusi virtual, Jumat (18/6/2021).

Persoalan kental manis ini juga ditanggapi Dr. Wiwin Hendriani, M.Si, perwakilan Psikologi Perkembangan Indonesia (HIMPSI), yang mengatakan meski iklan kental manis sudah dihapus, namun tidak mudah mengubah kebiasaan masyarakat memberikan susu kental manis pada anak.

“Maka yang harus dilakukan adalah mengkoreksi dengan informasi yang benar. Iklan yang salah harus diperbaiki dengan iklan yang menampilkan informasi yang benar,” tegas Wiwin.

Fakta lain tentang bahaya kental manis diungkap Ketua Bidang Advokasi KOPMAS Rusmarni Roesli, yang memaparkan temuan KOPMAS terkait permasalahan gizi anak periode 2020 hingga 2021.

Ia menemukan jika keluargalah yang berperan besar menerapkan kebiasaan makan anak termasuk minum kental manis, yang akhirnya terbawa hingga dewasa.

Mirisnya, kata Marni, masyarakat adat Baduy yang dahulu belum mengenal modernisasi, dan hidup dengan kearifan lokal tumbuh sehat, kini justru banyak anak suku Baduy yang mengonsumsi makanan olahan, dengan pengawet.

"Anak-anak Baduy yang biasanya makan singkong, sayur, dan ikan-ikanan, kini terbiasa makan sosis, baso, nugget dan pagi sarapan dengan sereal atau susu kental manis. Bahayanya adalah, orangtua tidak paham bahwa apa yang dimakan anak-anak mereka tidak sesehat menu dari ladang yang dahulu biasa mereka konsumsi,” papar Marni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pentingnya Literasi Gizi pada Orang Tua agar Anak Terhindar dari Gizi Buruk

Pentingnya Literasi Gizi pada Orang Tua agar Anak Terhindar dari Gizi Buruk

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:50 WIB

Tinggi Kandungan Gula, Kental Manis Rupanya Masih Sering Dikonsumsi Balita

Tinggi Kandungan Gula, Kental Manis Rupanya Masih Sering Dikonsumsi Balita

Health | Kamis, 18 Maret 2021 | 20:55 WIB

Soal Edukasi Susu Kental Manis, KOPMAS Beri Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Soal Edukasi Susu Kental Manis, KOPMAS Beri Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:19 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB