Tinggi Kandungan Gula, Kental Manis Rupanya Masih Sering Dikonsumsi Balita

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 18 Maret 2021 | 20:55 WIB
Tinggi Kandungan Gula, Kental Manis Rupanya Masih Sering Dikonsumsi Balita
Susu kental manis. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Pusat Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan pentingnya melakukan pengawalan bersama tentang mengenai implementasi PerBPOM No 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, khusunya pasal yang berkaitan dengan kental manis.

Hal tersebut disampaikannya dalam Webinar Regional PP Aisyiyah, Kamis (18/3/2021).

"BKKBN mengawal dengan mendampingi keluarga-keluarga dan memperhatikan asupan gizi dari 0 hingga 24 bulan. Asupan protein dan gizi anak saat ini jauh dari harapan. Anak diberi kental manis dan makannya nasi dengan mi instan atau kerupuk, ini repot sekali,” kata Hasto.

Hasto menekankan bahwa edukasi mengenai kental manis ini penting untuk disosialisasikan.

"Sebagian besar kandungan kental manis adalah gula. Lebih celaka lagi saat kita mengurai kandunganya, disebut susu tapi kandungan susunya sangat kecil sekali," jelasnya.

Susu kental manis. (Shutterstock)
Susu kental manis. (Shutterstock)

Ketua Umum PP Ikatan Bidan Indonesia Emi Nurjasman mengingatkan kepada bidan untuk ikut memberi informasi secara komprehensif kepada calon ibu.

"Pola hidup, pola makan, dan juga nutrisi yang sebaiknya dikonsumsi ataupun yang harus dihindari oleh ibu dan bayi,” imbuh Emi.

Menurut Emi, konsumsi susu kental manis oleh balita tidak tepat dan karena ini, bisa jadi akan ada larangan balita mengonsumsi cairan tersebut.

Tahun lalu YAICI dan PP Aisyiyah telah melakukan penelitian tentang konsumsi kental manis pada balita di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan Maluku.

baca juga

Mereka menemukan 28,96% dari total responden mengatakan kental manis adalah susu pertumbuhan, dan sebanyak 16,97% ibu memberikan kental manis untuk anak setiap hari.

Sebanyak 48% para ibu mengaku mendapat sumber informasi dari media, baiik TV atau sosial media, dan 16,5% mengatakan informasi tersebut didapat dari tenaga kesehatan.

Temuan menarik lainnya, kategori usia yang paling banyak mengkonsumsi kental manis adalah usia 3 sampai 4 tahun (26,1%). Sementara anak usia 2 hingga 3 tahun sebanyak 23,9%, usia 1 hingga 2 tahun sebanyak 9,5%, usia 4 hingga 5 tahun sebanyak 15,8% dan 6,9% anak usia 5 tahun mengonsumsinya setiap hari.

Dari kecukupan gizi, 13,4% anak yang mengkonsumsi kental manis mengalami gizi buruk, 26,7% berada pada kategori gizi kurang dan 35,2% adalah anak dengan gizi lebih.

“Dari masih tingginya persentase ibu yang belum mengetahui penggunaan kental manis, terlihat bahwa memang informasi dan sosialisasi tentang produk kental manis ini belum merata, bahkan di ibu kota sekalipun,” tandas Ketua Harian YAICI Arif Hidayat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Edukasi Susu Kental Manis, KOPMAS Beri Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Soal Edukasi Susu Kental Manis, KOPMAS Beri Tiga Tuntutan untuk Pemerintah

Health | Selasa, 09 Februari 2021 | 16:19 WIB

Pesan Deterjen Malah Dikirim Susu Kental Manis, Respons Pembeli Tak Terduga

Pesan Deterjen Malah Dikirim Susu Kental Manis, Respons Pembeli Tak Terduga

Kalbar | Selasa, 26 Januari 2021 | 11:12 WIB

Masih Banyak Orangtua Berikan Kental Manis ke Anak, Begini Efek Buruknya

Masih Banyak Orangtua Berikan Kental Manis ke Anak, Begini Efek Buruknya

Jatim | Minggu, 13 Desember 2020 | 15:36 WIB

Terkini

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayorita

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayorita

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Hadirkan Pangan Lokal Berkualitas, UMKM Mitra Binaan Pertamina Raih UKM Pangan Award 2026

Hadirkan Pangan Lokal Berkualitas, UMKM Mitra Binaan Pertamina Raih UKM Pangan Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×