Tak Perlu ke Rumah Sakit, Obat ARV untuk ODHA Kini Bisa Diantar ke Rumah

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 23 Juni 2021 | 16:05 WIB
Tak Perlu ke Rumah Sakit, Obat ARV untuk ODHA Kini Bisa Diantar ke Rumah
Obat ARV Bagi ODHA. (Shutterstock)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penawaran pengiriman obat ARV (antiretroviral) untuk diantar ke rumah para ODHA atau penyadang AIDS di masa pandemi Covid-19.

Hal ini dilakukan mencegah risiko para ODHA terpapar Covid-19, mengingat mereka adalah salah satu kategori kelompok yang rentan mengalami perburukan jika terinfeksi Covid-19.

"Menawarkan pengiriman ARV ke rumah, untuk mengurangi kunjungan fasilitas kesehatan untuk meminimalir kontak Covid-19," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (P2P Kemenkes), Maxi Rein Rondonuwu diskusi virtual, Rabu (23/6/2021).

Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Perlu diketahui HIV (Human Immunideficiency Virus) adalah virus yang menyebabkan seseorang mengalami sakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Gejalanya meliputi penurunan berat badan, demam di malam hari, kelelahan, dan mudah terinfeksi penyakit berulang.

Maxi juga mengatakan jika Kemenkes sudah mengeluarkan protokol Covid-19 khusus penanganan para ODHA. Misalnya memberikan stok obat ARV untuk 2 hingga 3 bulan ke depan, sehingga para ODHA tidak perlu mendatangi fasilitas kesehatan untuk mengambil obat.

"Kemudian mengikuti protokol Kemenkes, tentang pemberian layanan HIV selama pandemi Covid-19. Strategi mitigasi telah dilakukan meliputi komunikasi risiko Covid-19 di Fasilitas Kesehatan, petugas penyangga komunitas," jelas Maxi.

Sementara itu, berdasarkan data per 5 April 2021, estimasi ODHA mencapai 543.100, dan baru ada 427.201 ODHA yang ditemukan di Indonesia. Dari ODHA yang ditemukan 365.289 di antaranya masih dalam keadaan hidup dan 61.912 ODHA ditemukan meninggal dunia.

Ada 3 target Indonesia untuk hentikan AIDS pada 2030. Pertama, 90 persen ODHA sudah mengetahui statusnya positif, kini angkanya sudah mencapai 75 persen. 

Kedua, 90 persen ODHA menjalani terapi obat ARV, kini angkanya baru 27 persen. Ketiga, 90 persen ODHA sudah viral load tersupresi (tidak lagi menularkan HIV), dan angkanya masih 6 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 3 Target yang Harus Dicapai Indonesia untuk Hentikan Penularan HIV di 2030 Mendatang

Ini 3 Target yang Harus Dicapai Indonesia untuk Hentikan Penularan HIV di 2030 Mendatang

Health | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:40 WIB

Lebih 23 Ribu Warga Sulsel Mengidap HIV Aids, Sudirman : Menular Seperti Covid-19

Lebih 23 Ribu Warga Sulsel Mengidap HIV Aids, Sudirman : Menular Seperti Covid-19

Sulsel | Rabu, 16 Juni 2021 | 13:26 WIB

Kemnaker Ajak ASEAN-OSNET Cegah HIV-AIDS di Tempat Kerja

Kemnaker Ajak ASEAN-OSNET Cegah HIV-AIDS di Tempat Kerja

Bisnis | Rabu, 09 Juni 2021 | 17:24 WIB

Terkini

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

×