alexametrics

Soal Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi: Jangan Ada yang Menolak

Bimo Aria Fundrika
Soal Vaksin Covid-19, Presiden Jokowi: Jangan Ada yang Menolak
Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu. (Biro Pers Sekretariat Presiden).

Jokowi mengatakan bahwa vaksin merupakan upaya terbaik yang ada saat ini.

Suara.com - Pemerintah hingga saat ini terus mempercepat program vaksinasi Covid-19 di Indonesia, bahkan Presiden Joko Widodo menyerukan kepada seluruh masyarakat agar segera melakukan vaksinasi bila sudah mendapat jatah.

"Jika sudah ada kesempatan mendapat vaksin, segera ambil, jangan ada yang menolak," kata Presiden Jokowi dikutip dari ANTARA. 

Jokowi mengatakan bahwa vaksin merupakan upaya terbaik yang ada saat ini. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa tidak ada agama yang menolak pemberian vaksin Covid-19.

"Maka sebelum itu (kekebalan komunitas) tercapai, kita harus tetap berdisiplin dan menjaga diri terutama memakai masker. Saya minta satu hal yang sederhana ini, tinggallah di rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak," ungkap Presiden.

Baca Juga: Dorong Jokowi 3 Periode, Arief Poyuono: Saya Sudah Usulkan ke Theree Masketeers Istana

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Presiden menegaskan hanya dengan langkah bersama, Indonesia dapat menghentikan pandemi Covid-19.

"Semua orang harus berperan serta, semua warga harus ikut berkontribusi, tanpa kesatuan itu kita tidak akan mampu menghentikan penyebaran COVID-19," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi pun meminta agar gubernur, bupati dan wali kota untuk meneguhkan komitmen dan mempertajam penerapan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

"Optimalkan posko-posko Covid-19 yang telah terbentuk di masing-masing wilayah desa atau kelurahan," tambah Presiden.

Fungsi utama posko adalah mendorong perubahan perilaku masyarakat agar disiplin 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.

Baca Juga: Wacana Presiden Tiga Periode Juga Pernah Terjadi Jelang Akhir Kepemimpinan SBY

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 22 Juni 2021, kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 13.668 kasus sehingga totalnya mencapai 2.018.113 kasus. Pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 8.375 orang menjadi 1.810.136 orang dan pasien meninggal dunia bertambah 335 orang sehingga totalnya 55.291 orang telah meninggal.

Komentar