Britney Spears Dipaksa Konsumsi Lithium, Apa Sih Fungsi dan Efeknya?

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:59 WIB
Britney Spears Dipaksa Konsumsi Lithium, Apa Sih Fungsi dan Efeknya?
Britney Spears. (@lamiscorner/instagram)

Suara.com - Penyanyi pop Britney Spears kembali muncul dan mengagetkan publik. Ia menjalani pengadilan dan melaporkan berbagai tindakan melecehkan oleh ayah kandungnya sendiri, Jamie Spears.

Selama 13 tahun, Britney berada di bawah konservatori atau pengawasan legal karena masalah kesehatan mentalnya. Namun ia mengalami berbagai pengekangan berlebihan, pelecehan, larangan melepas IUD hingga dipaksa konsumsi Lithium

Lithium sendiri biasanya digunakan oeh orang dengan bipolar. Sebelumnya Britney sempat dikabarkan mengalami masalah kesehatan mental tersebut, namun ia tak pernah mengonfirmasinya. 

"Dia memberi saya lithium entah dari mana. Dia melepaskan saya dari obat-obatan normal yang telah gunakan selama lima tahun. Dan lithium adalah obat yang sangat kuat dan sangat berbeda dibandingkan obat saya sebelumnya. Anda bisa mengalami gangguan mental jika mengonsumsi terlalu banyak, jika Anda tetap menggunakannya lebih dari lima bulan," ujar Britney seperti yang dikutip dari Distractify

Melansir dari WebMD, Lithium disetujui Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat sebagai obat resep untuk digunakan dalam gangguan bipolar. Orang juga terkadang menggunakan suplemen lithium sebagai obat, tetapi suplemen ini mengandung dosis lithium yang jauh lebih rendah.

Lithium digunakan untuk penyakit mental, termasuk gangguan bipolar, depresi, dan skizofrenia. Suplemen lithium juga dapat digunakan untuk kondisi lain, tetapi bukti ilmiah terbatas untuk mendukung penggunaan ini.

Britney Spears [Instagram]
Britney Spears [Instagram]


Ketika diminum, Lithium kemungkinan aman dengan pemantauan penyedia layanan kesehatan. Litium karbonat dan litium sitrat telah disetujui FDA, tetapi tidak ada informasi yang cukup untuk mengetahui apakah suplemen lithium aman untuk digunakan.

Lithium dapat menyebabkan mual, diare, pusing, perubahan irama jantung, kelemahan otot, kelelahan, dan perasaan linglung. Efek samping yang tidak diinginkan ini sering membaik dengan penggunaan yang berkelanjutan.

Tremor halus, sering buang air kecil, dan haus juga dapat terjadi dan dapat bertahan dengan penggunaan terus menerus. Penambahan berat badan dan pembengkakan akibat kelebihan cairan juga bisa terjadi.

Lithium juga dapat menyebabkan atau memperburuk gangguan kulit seperti jerawat, psoriasis, dan ruam. Ini juga dapat menyebabkan masalah dengan kelenjar tiroid. Jumlah lithium dalam tubuh harus dikontrol dan dipantau secara hati-hati dengan tes darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Harvard Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik dengan Pengisian Singkat

Ilmuwan Harvard Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik dengan Pengisian Singkat

Otomotif | Rabu, 16 Juni 2021 | 21:09 WIB

Awal Gejala Sulit Diidentifikasi, Simak Tanda Umum Gangguan Bipolar

Awal Gejala Sulit Diidentifikasi, Simak Tanda Umum Gangguan Bipolar

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 12:33 WIB

Punya Pasangan dengan Gangguan Bipolar Bukan Hal Mudah, Begini Cara Menjaga Hubungan

Punya Pasangan dengan Gangguan Bipolar Bukan Hal Mudah, Begini Cara Menjaga Hubungan

Health | Senin, 07 Juni 2021 | 08:53 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB