5 Bahaya Lakukan Transfusi Darah Jika Tidak Dilakukan dengan Benar

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 24 Juni 2021 | 18:30 WIB
5 Bahaya Lakukan Transfusi Darah Jika Tidak Dilakukan dengan Benar
Ilustrasi transfusi darah. (Shutterstock)

Suara.com - Kegiatan donor darah diketahui baik untuk si pendonor maupun orang yang menerima darah. Bagi orang yang sedang anemia karena kondisi tertentu atau mengidap thalasemia transfusi darah sangat bermanfaat dan dapat menyelamatkan nyawa. 

Tapi, jika tidak dilakukan dengan prosedur yang benar dan hati-hati, transfusi darah juga bisa berbahaya dan berisiko bagi kesehatan. Dikutip dari Ruang Guru, ini lima risiko transfusi darah jika dilakukan tidak tepat.

1. Infeksi

Tidak bisa dipungkiri bahwa terdapat beberapa penyakit yang bisa menular lewat transfusi darah. Jika darah pendonor tidak steril, ada kemungkinan bakteri dan virus tersalurkan dan menular ke penerima. Hal ini dapat menyebabkan risiko timbulnya penyakit hepatitis B dan C yang menyerang hati, sampai HIV.

2. Kelebihan Cairan

Ilustrasi perempuan melakukan donor darah (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan melakukan donor darah (Shutterstock)

Transfusi darah juga dapat membuat penerima menderita kelebihan cairan di paru-paru. Ini akan menyebabkan jantung tidak berfungsi sempurna dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Sehingga pada akhirnya menyebabkan sesak napas. Biasanya, kelebihan cairan juga terjadi pada lansia atau orang yang mempunyai riwayat penyakit jantung.

3. Graft-versus host disease (GVHD)

Risiko ini perlu diwaspadai pada orang yang sedang dalam kondisi kekebalan tubuh rendah. Daya tahan tubuh sangat berpengaruh apabila seseorang menjadi penerima transfusi darah. Ada kemungkinan sel darah putih yang diterima dianggap tubuh sebagai benda asing. 

Akhirnya, antibodi melakukan pertahanan diri dan malah menyerang jaringan tubuh yang lain. Kemudian akan menjadi sakit Graft-Versus Host Disease. Untuk mencegah terkena GVHD, darah yang disumbangkan harus diradiasi terlebih dahulu agar sel darah putih pendonor tidak memengaruhi sel darah merah penerima.

4. Alergi

Bahaya transfusi darah juga dapat menimbulkan alergi. Ini dapat terjadi kalau sistem daya tahan tubuh penerima bereaksi terhadap protein atau zat lain. Biasanya, orang yang terkena alergi akan langsung terlihat gejalanya. Misalnya, kulit gatal, kemerahan, hingga ruam.

5. Demam

Demam juga dapat terjadi selama atau setelah transfusi darah. Biasanya, gejala itu bukan bahaya yang serius. Namun, demi kesehatan penerima, ada baiknya transfusi dihentikan dan dilakukan pengecekan oleh dokter.

Sebetulnya, jika dilakukan dengan proses yang baik, kelima risiko di atas tidak akan terjadi. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji kecocokan darah antara pendonor dan penerima terlebih dahulu. Selama sudah cocok, risiko akan bahaya itu akan sangat kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua PMI Sulsel Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Donor Darah

Ketua PMI Sulsel Minta Mahasiswa Ajak Masyarakat Donor Darah

Sulsel | Rabu, 23 Juni 2021 | 20:03 WIB

Riza Shahab Butuh Donor Darah untuk Operasi Kanker Saudara

Riza Shahab Butuh Donor Darah untuk Operasi Kanker Saudara

Entertainment | Sabtu, 19 Juni 2021 | 13:49 WIB

Peduli Sesama, favehotel Kusumanegara Yogyakarta dan PMI Adakan Kegiatan Donor Darah

Peduli Sesama, favehotel Kusumanegara Yogyakarta dan PMI Adakan Kegiatan Donor Darah

Jogja | Selasa, 15 Juni 2021 | 22:03 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB