Update Covid-19 Global: Afrika Terancam Lonjakan Kasus Corona

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 09:38 WIB
Update Covid-19 Global: Afrika Terancam Lonjakan Kasus Corona
Pandemi Covid-19 di Afrika. (shutterstock)

Suara.com - Update Covid-19 global mencatat perkembangan kasus Covid-19 yang terkonfirmasi positif bertambah 309.248 dalam satu hari di seluruh dunia.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal dunia juga bertambah 5.779 jiwa dalam 24 jam terakhir.

Data pada situs worldometers menunjukan per Selasa (29/6) pukul 08.00 WIB, akumulai kasus Covid-19 selama pandemi telah lebih dari 182,17 juta tersebar di 221 negara. Jumlah orang meninggal tercatat 3,94 juta jiwa.

Sementara itu lebih dari 166,73 juta kasus Covid-19 di dunia telah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19. Sehingga tersisa 11,5 juta kasus yang dinyatakan masih positif virus corona hingga saat ini.

Afrika Terancam Lonjakan Infeksi
Infeksi Covid-19 di Afrika kemungkinan akan melebihi puncak kasus sebelumnya dalam beberapa hari ke depan.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva mengatakan, kebutuhan mendesak berupa pasokan vaksin dan pembiayaan rumah sakit ke daerah tersebut.

Georgieva mengatakan dalam sebuah posting blog dengan direktur Departemen Afrika IMF Abebe Selassie bahwa Afrika sub-Sahara masih memiliki tingkat vaksinasi terendah di dunia, kurang dari 1 persen dari populasi.

Ia mengingatkan, kondisi itu berisiko sebabkan sistem perawatan kesehatan jadi kewalahan jika tanpa tindakan segera.

“Tanpa bantuan internasional yang signifikan dan tanpa upaya vaksinasi di seluruh wilayah yang efektif, masa depan Afrika sub-Sahara dalam waktu dekat akan menjadi salah satu gelombang infeksi yang berulang, yang akan menimbulkan korban jiwa yang terus meningkat," tulis Georgieva dan Selassie dikutip Channel News Asia.

"Singkatnya, tanpa bantuan, kawasan ini berisiko tertinggal lebih jauh," imbuhnya.

Ia menambahkan, semakin lama pandemi melanda Afrika, varian virus corona baru yang lebih berbahaya akan muncul untuk mengancam seluruh dunia.

Para pejabat IMF mendesak negara-negara kaya untuk lebih cepat berbagi stok vaksin mereka dengan Afrika melalui inisiatif COVAX, dengan mengatakan bahwa tujuannya adalah mengirimkan seperempat miliar dosis ke wilayah tersebut pada bulan September.

Produsen vaksin harus mengalihkan pasokan ke Afrika, sementara Tim Tugas Akuisisi Vaksin Afrika Uni Afrika harus dibiayai sekitar US$2 miliar, yang akan memungkinkan opsi bagi grup untuk melaksanakan kontrak opsional untuk 180 juta dosis vaksin Johnson dan Johnson, kata Georgieva dan Selassie.

Total kasus Covid-19 di Benua Afrika saat ini tercatat 5,48 juta. Kasus positif terbanyak berada di Afrika Selatan dengan jumlah 1,94 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Tinggal di Rumah, Wapresnya Ajak Wisata, Publik: Pilih Mana?

Jokowi Minta Tinggal di Rumah, Wapresnya Ajak Wisata, Publik: Pilih Mana?

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:44 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala

Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala

Health | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:08 WIB

Wow! Perempuan di Negara Ini Bisa Menikahi Lelaki Sebanyak Mereka Mau?

Wow! Perempuan di Negara Ini Bisa Menikahi Lelaki Sebanyak Mereka Mau?

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 05:27 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB