Jangan Diabaikan, Ini 4 Tanda Anda Sikat Gigi Berlebihan dan Terlalu Keras

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 01 Juli 2021 | 09:30 WIB
Jangan Diabaikan, Ini 4 Tanda Anda Sikat Gigi Berlebihan dan Terlalu Keras
Ilustrasi sikat gigi. (Shutterstock)

Suara.com - Sikat gigi minimal 2 kali sehari memang kewajiban demi menjaga kesehatan mulut dan gigi. Tapi, banyak orang berpikir menyikat gigi dengan keras akan lebih bersih dan membantu menghilangkan plak.

Faktanya, plak itu sangat lembut dan Anda bisa menghilangkannya dengan selembar kain. Sikat gigi diperlukan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut yang sulit dijangkau.

Jadi, tidak benar bahwa menyikat gigi sangat keras akan membantu menghilangkan plak. Berikut ini dilansir Bright Side, tanda-tanda Anda menyikat gigi terlalu kuat.

1. Gusi mulai surut

Setiap gigi kita dilindungi oleh enamel yang bisa rusak ketika Anda menyikat gigi berlebihan atau terlalu keras. Ketika enamel gigi ini rusak, gusi akan mulai menyusut sehingga mebuat akar gigi rentan terserang penyakit.

Jika gigi Anda mengalami kondisi ini, Anda mungkin harus menambahkan tambalan, saluran akar atau mencabut gigi yang tidak sehat lagi. Menurut dokter gigi, sekitar 10-20 persen dari seluruh populasi di seluruh dunia mengalami kerusakan gigi akibat menyikat gigi berlebihan.

Ilustrasi gigi. (Pixabay)
Ilustrasi gigi. (Pixabay)

2. Gigi menjadi sensitif

Gigi juga bisa menjadi lebih sensitif akibat enamel yang terkikis. Karena, akar gigi Anda sudah tidak terlindungi. Jika Anda merasa sangat sulit untuk minum minuman yang sangat panas atau sangat dingin dan menggigit makanan keras, maka Anda perlu mengunjungi dokter. Selain itu, Cobalah sikat gigi lebih lembut dan perlahan.

3. Bulu sikat gigi rusak

baca juga

Abrasi sikat gigi adalah penyebab paling umum dari abrasi gigi. Artinya, Anda terlah menyikat gigi sangat keras sehingga bulunya rusak. Karena itu, Anda harus mengganti sikat gigi setiap beberapa minggu sekali supaya tidak merusak gigi. Umumnya, Anda harus mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan.

4. Gigi dekat gusi tidak terlalu cerah

Gigi bagian gusi yang gelap atau tidak cerah adalah tanda Anda sudah menyikat gigi terlalu keras sehingga merusak enamel. Karena itu, gusi mulai surut dan gigi terlihat lebih kuning atau berwarna lebih gelap. Tanpa enamel, gigi lebih mudah terpapar kuman dan bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghilangkan Karang Gigi Mudah dan Ketahui Penyebabnya

Cara Menghilangkan Karang Gigi Mudah dan Ketahui Penyebabnya

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 13:07 WIB

Mana yang Lebih Sehat, Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan?

Mana yang Lebih Sehat, Sikat Gigi Sebelum atau Sesudah Sarapan?

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 10:44 WIB

Jangan Langsung Sikat Gigi setelah Makan, Ini Risikonya!

Jangan Langsung Sikat Gigi setelah Makan, Ini Risikonya!

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Daftar Pelaku Goreng Saham dan Manipulator Laporan Keuangan

Daftar Pelaku Goreng Saham dan Manipulator Laporan Keuangan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:34 WIB

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang di Aceh Berujung Penembakan: 1 Tewas, 13 Luka

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:30 WIB

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:10 WIB

Dasco: Kabar Saya  Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

Dasco: Kabar Saya Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:09 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Kamis, 05 November 2026 | 07:55 WIB

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 07:54 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

×