Gagal Jantung Mulai Terjadi pada Usia Muda, Berikut Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 10 Juli 2021 | 17:21 WIB
Gagal Jantung Mulai Terjadi pada Usia Muda, Berikut Penyebabnya
Gagal Jantung (Envato)

Suara.com - Anak muda dan paruh baya bisa mengalami risiko gagal jantung lebih tinggi daripada lansia. Dalam hal ini, risiko gagal jantung meningkat drastis pada akibat hipertensi, diabetes, dan merokok.

Melansir dari Medical Xpress, penelitian yang diterbitkan pada BMJ ini menggarisbawahi perlunya intervensi perilaku untuk mencegah gagal jantung. 

"Jika kita fokus pada individu yang lebih muda dan setengah baya ini dan mengurangi obesitas, hipertensi, diabetes, dan merokok, kita mungkin dapat membuat perbedaan besar," kata Sanjiv Shah, MD, yang juga profesor Kedokteran di Divisi Kardiologi.

Gagal jantung adalah penyebab utama rawat inap bagi orang-orang di atas usia 65 tahun, penyakit ini sering dianggap sebagai penyakit yang berhubungan dengan penuaan.

Namun, dekade terakhir telah terlihat peningkatan jumlah kasus pada orang yang lebih muda dan setengah baya, yang memerlukan pemeriksaan lebih dekat terhadap faktor risiko pada populasi ini.

Dalam studi tersebut, Shah dan rekan-rekannya menganalisis tiga kohort epidemiologi besar. Populasi penelitian berjumlah hampir 25.000 orang.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)


Selama rata-rata tindak lanjut 12,7 tahun, sekitar satu persen pasien di bawah 55 tahun, 10 persen pasien berusia 55 hingga 64 tahun, dan 18 persen pasien 65 tahun ke atas mengalami gagal jantung. Faktor risiko termasuk hipertensi, diabetes, riwayat merokok saat ini dan infark miokard.

Hipertensi dikaitkan dengan peningkatan tiga kali lipat risiko gagal jantung di masa depan pada peserta muda dibandingkan dengan risiko 1,4 kali lipat pada peserta lanjut usia.

Namun Shah menegaskan bahwa ada batasan untuk menafsirkan hasil penelitian ini. Dampak faktor risiko mungkin agak tertutup pada individu yang lebih tua karena hipertensi dan diabetes lebih umum di antara populasi yang lebih tua.

"Dengan individu yang lebih muda, kami memiliki peluang lebih besar untuk campur tangan dan mencegah gagal jantung," tutup Shah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Mulai Investasi di Usia Muda? Yuk Simak Tips Ini Agar Kamu Tidak Gagal

Mau Mulai Investasi di Usia Muda? Yuk Simak Tips Ini Agar Kamu Tidak Gagal

Your Say | Kamis, 01 Juli 2021 | 17:50 WIB

Usai Pulih dari Covid-19, Lakukan 4 Hal Ini untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Usai Pulih dari Covid-19, Lakukan 4 Hal Ini untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health | Sabtu, 26 Juni 2021 | 15:30 WIB

Perbanyak Konsumsi Makanan Berbasis Nabati, Bisa Cegah Gagal Jantung

Perbanyak Konsumsi Makanan Berbasis Nabati, Bisa Cegah Gagal Jantung

Health | Minggu, 20 Juni 2021 | 13:05 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB