Kecubung Bikin Mabuk dan Euforia, Simak Efeknya untuk Kesehatan

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 11 Juli 2021 | 13:53 WIB
Kecubung Bikin Mabuk dan Euforia, Simak Efeknya untuk Kesehatan
Ilustrasi mabuk perjalanan. (Elements Envato)

Suara.com - Terlihat cantik, tanaman berbunga mirip terompet, yakni kecubung malah bisa membuat Anda mabuk. Terkadang banyak orang yang menggunakan tanaman ini sebagai pengganti efek euforia dan mabuk yang murah.

Bunga kecubung sendiri mengandung halusinogen dan narkotika yang berpotensi mematikan. Bunga beraroma harum ini mengandung skopolamin, halusinogen, dan narkotik.

Kandungan tersebut dapat menyebabkan keadaan seperti zombie di mana ditandai dengan halusinasi, amnesia, dan hilangnya kehendak bebas.

Melansir dari WebMD, terlepas dari masalah keamanan yang serius, orang menggunakan bunga kecubung untuk obat rekreasi yang menginduksi halusinasi dan euforia. Ini juga digunakan untuk asma dan kondisi lain, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang baik untuk mendukung penggunaan ini.

Saat diminum, seluruh bagian tanaman beracun, tetapi daun dan bijinya paling banyak mengandung racun.

Mengonsumsi kecubung dan bunganya dapat menyebabkan kebingungan, pupil melebar, haus yang intens, kulit kering, kemerahan, demam, tekanan darah tinggi atau rendah, detak jantung cepat, kesulitan bernapas, halusinasi, gugup, kehilangan ingatan, kejang-kejang, kelumpuhan, koma, dan kematian.

Mukbang mi instan daun kecubung (YouTube mara FM)
Mukbang mi instan daun kecubung (YouTube mara FM)


Bagi siapapun, tanaman ini tak aman, terlebih sangat berbahaya bagi orang-orang dengen kondisi hamil, menyusui, anak-anak, gagal jantung, sembelit, down sindrom, hingga orang dengan radang usus. 

Bunga kecubung juga mengandung bahan kimia yang menyebabkan efek pengeringan, sehingga dapat juga mempengaruhi otak dan jantung. Hal ini juga akan menyebabkan efek samping termasuk kulit kering, pusing, tekanan darah rendah, detak jantung cepat, dan efek samping serius lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditonton 28 Juta Kali! Pemuda Ngeprank Ibu Mau Pergi Mabuk, Reaksi Bunda Meresahkan

Ditonton 28 Juta Kali! Pemuda Ngeprank Ibu Mau Pergi Mabuk, Reaksi Bunda Meresahkan

News | Sabtu, 10 Juli 2021 | 14:42 WIB

Polisi India Ciduk Pedagang Minuman Keras karena Kerbau Mabuk

Polisi India Ciduk Pedagang Minuman Keras karena Kerbau Mabuk

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 20:19 WIB

Mabuk, Sopir Mobil Nissan Tabrak SPBU, Untungnya Tidak Meledak, Kok Bisa?

Mabuk, Sopir Mobil Nissan Tabrak SPBU, Untungnya Tidak Meledak, Kok Bisa?

Otomotif | Kamis, 01 Juli 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB