Temuan Baru, Vaksin Covid-19 Hirup Terbukti Efektif pada Hewan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 12 Juli 2021 | 13:56 WIB
Temuan Baru, Vaksin Covid-19 Hirup Terbukti Efektif pada Hewan
Ilustrasi virus corona covid-19, vaksin Covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Satu dosis vaksin Covid-19 hirup telah menunjukkan kemanjuran dalam penelitian pada hewan. Para peneliti pun mengatakan temuan ini bisa memberikan opsi lain vaksin Covid-19 yang lebih mudah.

Sebelumnya, vaksin Covid-19 yang hirup ini dijuluki PIV5, yang dikembangkan menggunakan platform yang pernah digunakan untuk vaksin influenza. Vaksin Covid-19 dihirup ini bekerja dengan cara menargetkan sel-sel mukosa yang melapisi saluran hidung dan saluran udara.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan tikus, para peneliti dari University of Iowa dan University of Georgia menemukan bahwa vaksin ini mampu melindungi hewan dari infeksi virus corona Covid-19 yang mematikan dan menghambat penularan virus dari hewan ke hewan.

Mereka telah mengembangkan vaksin yang dihirup ini selama 20 tahun dan hasil penelitian untuk mengatasi virus corona Covid-19 ini dipublikasikan di jurnal Science Advances pada 2 Juli 2021.

"Kami telah mengembangkan platform vaksin ini selama lebih dari 20 tahun. Kami mulai mengerjakan formulasi vaksin baru untuk memerangi virus corona Covid-19 pada awal pandemi," kata Biao He, profesor di Departemen Infeksi Universitas Georgia dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Data praklinis mereka pun menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 hirup ini menunjukkan bahwa vaksin ini tak hanya melindungi tubuh dari infeksi virus corona tetapi juga mengurangi risiko penularan.

Para peneliti juga mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang dihirup ini tetap dalam kondisi stabil hingga 3 bulan, bila disimpan pada suhu lemari es yang normal.

"Vaksin Covid-19 yang sekarang tersedia memang cukup efektif, tetapi masih banyak populasi di dunia yang belum vaksinasi. Maka, buku banyak vaksin Covid-19 yang aktif di tengah kebutuhan kristis ini," kata Dr. Paul McCray, profesor kedokteran pediatri-paru serta mikrobiologi dan imunologi di UI Carver College of Medicine, salah satu pemimpin penelitian.

Jika vaksin Covid-19 yang dihirup ini terbukti efektif dan aman pada manusia, Dr Paul berharap vaksin ini bisa membantu menghambat penularan virus corona Covid-19.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Larang Hubungan Seks Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Rusia Larang Hubungan Seks Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Sebabnya!

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 12:04 WIB

Hati-hati, Ini 5 Gejala Virus Corona Pada Pasien yang Sudah Vaksin Covid-19

Hati-hati, Ini 5 Gejala Virus Corona Pada Pasien yang Sudah Vaksin Covid-19

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 10:28 WIB

Kasus Langka, Wanita Ini Terinfeksi 2 Varian Virus Corona dan Meninggal

Kasus Langka, Wanita Ini Terinfeksi 2 Varian Virus Corona dan Meninggal

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 09:40 WIB

Terkini

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Review Film Wonderland: Dunia Kecil untuk Mereka yang Belum Rela Kehilangan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Gaya Dosen Gen Z di Medan Saat Mengajar Jadi Sorotan, Warganet Ikut Terpukau

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bros Mencolok Lamine Yamal di Gala Ballon d'Or 2026 Curi Perhatian: Pernah Dipakai Bintang Hollywood

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara

Lampung | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

Karhutla Berulang, Tata Air Gambut Jadi Kunci Lindungi Habitat Satwa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:54 WIB

×