Kebanyakan Tak Parah, Para Dokter India Beberkan Gejala Covid-19 pada Anak

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 14 Juli 2021 | 15:38 WIB
Kebanyakan Tak Parah, Para Dokter India Beberkan Gejala Covid-19 pada Anak
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak yang mengalami infeksi Covid-19 memang kebanyakan tak akan parah. Namun sekalinya mengembangkan infeksi sedang hingga parah, mereka akan mengalami gejala seperti masalah lambung, sakit kepala, linglung, hingga sesak napas.

Melansir dari Healthshots, selain keluhan multisystem inflammatory syndrome pada anak (MISC), para ahli juga melihat anak-anak yang menderita Covid-19 ringan datang kepada mereka dengan pemulihan yang tertunda.

"Untungnya, anak-anak tidak terkena Covid yang sangat parah. Kami mendapatkan beberapa pasien yang memiliki penyakit jantung bawaan, beberapa gangguan ginjal, asma berat atau obesitas yang memerlukan rawat inap," kata Dr Rahul Nagpal, Direktur, Pediatri, Rumah Sakit Fortis Vasant Kunj.

"Pasca-Covid kita melihat sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak. Itu terjadi dalam satu hingga dua persen kasus, tetapi itu juga merupakan jumlah yang sangat besar. Dengan obat dan identifikasi yang tepat, penyakit ini dapat disembuhkan. Kemudian banyak pasien diare, lelah, pegal-pegal, gangguan pencernaan," ujarnya.

Dokter senior mengatakan bahwa beberapa remaja datang dengan sakit kepala, yang mungkin merupakan awal dari migrain.

Dr Shuchin Bajaj, Founder-Director, Ujala Cygnus Group of Hospitals, mengatakan bahwa anak-anak menghadapi masalah otak berkabut seperti linglung dan tidak dapat mengingat apa yang mereka pelajari.

Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

"Mereka tidak punya banyak energi tersisa, stres, cemas," katanya.

Covid-19 berdampak sangat buruk bagi kesehatan mental anak-anak. Bajaj juga mengatakan, pada anak-anak yang mengidap Covid berat,ditemukan gejala seperti sesak napas, detak jantung yang parah bahkan saat pergi ke toilet, sakit kepala parah.

"Gejala-gejala ini ditemukan bertahan selama tiga hingga empat bulan," tambahnya.

baca juga

Dokter Nameet Jerath, Konsultan Senior, Perawatan Intensif Pediatrik, Rumah Sakit Indraprastha Apollo, New Delhi mengatakan sebagian besar anak-anak menderita Covid-19 ringan, tetapi menekankan bahwa mereka yang tidak menunjukkan gejala mengalami demam ringan yang berkepanjangan, kelemahan, sakit kepala bahkan setelah pemulihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Soroti Kekhawatiran Muncul Varian COVID-19 Lokal Indonesia

Epidemiolog Soroti Kekhawatiran Muncul Varian COVID-19 Lokal Indonesia

Kalbar | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:53 WIB

Omzet Turun, Rumah Makan di Pekalongan Ini Justru Bantu Makanan Warga yang Isolasi Mandiri

Omzet Turun, Rumah Makan di Pekalongan Ini Justru Bantu Makanan Warga yang Isolasi Mandiri

Jawa Tengah | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:51 WIB

Bahrain Larang Penerbangan Masuk dari 16 Negara Ini, Termasuk Indonesia

Bahrain Larang Penerbangan Masuk dari 16 Negara Ini, Termasuk Indonesia

News | Rabu, 14 Juli 2021 | 14:53 WIB

Terkini

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Cerita Pedagang Ketoprak Jualan Sambil Speaking English, Ummi: Saya Ingin Refresh Otak

Cerita Pedagang Ketoprak Jualan Sambil Speaking English, Ummi: Saya Ingin Refresh Otak

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Sosok Mbah Leginah, Nenek Viral yang Sering Ngonten Bareng Cucu Meninggal Dunia

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Maki-maki Striker Malaysia Tuding Timnas Indonesia Curang: Mereka Main di Jakarta, Kami di Bandung

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Harga Paket Internet Naik, Komdigi Evaluasi Penerapan Tarif Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029

Jogja | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×