Gejala Covid-19 Happy Hypoxia dan Cara Mencegahnya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 20:01 WIB
Gejala Covid-19 Happy Hypoxia dan Cara Mencegahnya
Gejala covid-19 happy hypoxia - INFOGRAFIS: Happy Hypoxia, Apa Itu?

Suara.com - Happy Hypoxia merupakan gejala covid-19 yang sering tak disadari oleh setiap orang dan dapat beresiko fatal. Gejala covid-19 happy hypoxia merupakan kondisi ketika kadar oksigen menurun tapi penderita sekilas terlihat normal.

Orang yang mengalami saturasi oksigen menurun akan mengalami sesak napas, terengah-engah, sakit kepala, gelisah, dan sebagian kulit terlihat kebiruan. Maka dari itu, di tengah pandemi covid-19 ini masyarakat perlu paham bagaimana gejala covid-19 happy hypoxia.

Temuan Kasus Gejala Covid-19 Happy Hypoxia

Laman resmi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melaporkan beberapa kasus happy hypoxia sejak Maret 2020. Salah satu pasien dengan gejala covid-19 happy hypoxia dirawat di RS setempat.

Diketahui kadar saturasi oksigennya sudah menurun. Tapi kondisi fisiknya masih terlihat normal, dimana pasien dapat berjalan ke kamar mandi, mampu berbicara, dan tidak terlihat sesak napas.

INFOGRAFIS: Happy Hypoxia, Apa Itu?
INFOGRAFIS: Happy Hypoxia, Apa Itu?

Cara Mencegah Gejala Covid-19 Happy Hypoxia

Agar kita dapat mewaspadai gejala covid-19 happy hypoxia adalah dengan waspada ketika Anda merasakan tubuh tiba-tiba lemas. Terutama jika Anda tidak melakukan aktivitas yang menuntut Anda untuk menguras energi.

Perhatikan jari-jari kaki dan tangan Anda serta warna kulit di bibir. Jika ada perubahan warna menjadi cenderung kebiruan meskipun Anda tidak mengalami sesak nafas, Anda harus segera mencari pertolongan medis untuk terapi oksigen. 

Gejala Covid-19 Happy Hypoxia

Penyebab utama terjadi gejala covid-19 happy hypoxia ialah karena pengentalan darah atau koagulasi yang meluas di jaringan pembuluh darah paru-paru. Oleh karenanya mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:

  • Tubuh lemas
  • Bibir atau jari-jari mulai kebiruan
  • Kadar saturasi oksigen tubuh turun dibawah 94 persen

Jika Anda merasakan dua dari tiga gejala covid-19 happy hypoxia di atas, segera konsultasikan ke pihak rumah sakit. Bila tidak dapat menjangkau rumah sakit dalam waktu singkat, segera ke klinik darurat atau puskesmas untuk mendapatkan pertolongan secepatnya.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Makassar Meninggal Karena Happy Hypoxia, Begini Gejalanya

Warga Makassar Meninggal Karena Happy Hypoxia, Begini Gejalanya

Sulsel | Rabu, 14 Juli 2021 | 13:59 WIB

Kenali 5 Gejala Virus Corona pada Pasien yang Sudah Melakukan Vaksinasi

Kenali 5 Gejala Virus Corona pada Pasien yang Sudah Melakukan Vaksinasi

Video | Rabu, 14 Juli 2021 | 15:10 WIB

Prof Idrus Paturusi : Saturasi Dibawah 90 Persen Itu Bahaya, Biasa Disebut Happy Hypoxia

Prof Idrus Paturusi : Saturasi Dibawah 90 Persen Itu Bahaya, Biasa Disebut Happy Hypoxia

Sulsel | Rabu, 14 Juli 2021 | 10:22 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB