Lambung Manusia Bisa Hancurkan Silet, Mitos atau Fakta?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 15 Juli 2021 | 12:54 WIB
Lambung Manusia Bisa Hancurkan Silet, Mitos atau Fakta?
Ilustrasi lambung. (Pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Lambung termasuk salah satu organ terpenting di dalam tubuh. Perannya sebagai 'mesin' pencerna makanan dengan enzim atau asam lambung yang diproduksinya sendiri. 

Makanan dihancurkan untuk memecah zat gizi yang terkandung guna mempermudah penyerapan nutrisi dalam tubuh. Tetapi bagaimana jika yang masuk ke lambung justru benda tajam kecil seperti silet yang tak sengaja tertelan? Bisakah lambung menghancurkannya?

Sebelumnya mari kenali dulu cara kerja lambung. Dikutip dari Ruang Guru, lambung memproduksi getah lambung yang terdiri asam lambung (HCI), pepsin, lipase, renin, dan gastrin. Getah itu dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar pada dinding lambung bagian dalam. 

Ilustrasi sakit perut, asam lambung, mulas, diare (Pixabay/derneuemann)
Ilustrasi sakit perut, asam lambung, mulas, diare (Pixabay/derneuemann)

Asam lambung termasuk getah terpenting dalam lambung. Senyawa yang memiliki rumus kimia HCl atau asam klorida itu tentunya memiliki bersifat asam. Kadar HCl dalam asam lambung sekitar 0,5 persen dari total getah lambung. 

HCl berfungsi sebagai disinfektan atau pembunuh kuman yang mengubah pepsinogen menjadi pepsin. HCl juga merangsang usus, hati, dan pankreas untuk mencerna makanan.

Fungsi lain dari asam lambung adalah untuk membantu penyerapan air, protein, dan pepsin. Juga berfungsi untuk mencerna makanan dan mencegah mikroorganisme masuk lebih jauh ke dalam usus. 

Setelah melewati lambung, asam klorida dalam kim (makanan yang sudah halus) akan dinetralkan oleh natrium bikarbonat dalam usus dua belas jari. Selain itu, asam lambung dapat mengendorkan pilorus (saluran akhir pada lambung yang menghubungkan lambung ke usus halus), karena HCl bersifat asam dengan pH (derajat keasaman) kurang lebih 1-3. 


Dengan tingkat keasaman tersebut, sangat memungkinkan untuk dapat membakar bahan-bahan yang terbuat dari besi dan baja. Walaupun sangat kuat, tapi asam lambung tidak sampai menghancurkan perut.

Perut mampu mencerna makanan berkat asam klorida. Tetapi, asam itu juga bisa menyerang perut. Oleh karena itu, perut sudah otomatis melindungi dirinya dengan mengeluarkan larutan alkali bikarbonat yang dapat mengurangi kadar asam.

baca juga

Lapisan lambung pun terus-menerus berganti dan sepenuhnya memperbarui dirinya sendiri setiap empat hari sekali. Itu sebabnya meskipun hampir separuh lambung terisi oleh asam klorida yang korosif tapi lambung tetap terlindungi dari kadar asamnya yang sangat kuat.

Zat asam memiliki peringkat pada derajat keasaman mulai dari 0 hingga 14. Semakin rendah tingkat pH maka semakin kuat asamnya. Asam lambung pada tubuh manusia biasanya ada di skala 1,0 sampai 3,0. Artinya asam lambung memiliki pH yang sangat kuat. 

Walaupun pada beberapa kasus pH tidak selalu berpengaruh ke sifat korosif larutan, namun kebanyakan yang memiliki pH ekstrim (pH<4 dan pH>9) biasanya memiliki sifat korosif yang tinggi. Contohnya H2SO4 dengan pH 2,7 dan HF dengan pH 3,7.

Dengan skala pH asam klorida yang sangat kuat itu, besi yang semula kokoh jika terendam dalam larutan asam klorida (HCl) dapat perlahan mengalami korosi dan berkarat lalu hancur. Bahkan dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa punggung pisau bermata satu yang menebal karena karat bisa larut setelah 2 jam perendaman dalam asam lambung atau asam klorida.

Uniknya lagi,  salah satu zat pada asam lambung ini dapat ditemui di kehidupan sehari-hari. Yaitu, hidro klorida (HCI) yang biasa digunakan pada cairan pembersih karat pada logam dan noda pada keramik. Asam klorida pun biasa digunakan untuk proses pemurnian garam dapur dan dimanfaatkan untuk proses pengolahan kulit.

Asam klorida (HCl) yang terdapat di dalam lambung manusia memang memiliki pH yang sangat kecil yang menjadikannya sangat korosif. Namun, dengan struktur organ dalam tubuh manusia yang sangat rentan terhadap benda tajam, apakah silet bisa sampai masuk ke dalam lambung jika tertelan? Tentu silet akan lebih dulu menimbulkan rasa sakit di tenggorokan hingga kerongkongan sebelum bisa masuk ke dalam lambung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Buah Pereda Asam Lambung

5 Buah Pereda Asam Lambung

Your Say | Senin, 12 Juli 2021 | 21:18 WIB

Ini Beda Gejala Gerd Pada Bayi, Balita, dan Remaja

Ini Beda Gejala Gerd Pada Bayi, Balita, dan Remaja

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 11:45 WIB

Tidak Semua GERD Berbahaya bagi Bayi, Kenali Tandanya

Tidak Semua GERD Berbahaya bagi Bayi, Kenali Tandanya

Health | Minggu, 11 Juli 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Andrea Bocelli Hadirkan Malam Penuh Harmoni di Tengah Kemegahan Candi Borobudur

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:23 WIB

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

×