Jangan Pernah Pakai Minyak Kelapa Untuk Atasi Bakteri di Vagina, Ini Risikonyah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 15 Juli 2021 | 19:45 WIB
Jangan Pernah Pakai Minyak Kelapa Untuk Atasi Bakteri di Vagina, Ini Risikonyah
Ilustrasi minyak kelapa. (Unsplash/Matthijs Smit)

Suara.com - Memiliki vagina pasti menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Kekhawatiran ini berkisar dari kram menstruasi hingga infeksi.

Salah satu infeksi bakteri yang paling umum yang mempengaruhi vagina adalah vaginosis bakteri (BV). Ini terjadi karena ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat di vagina.

Ini adalah infeksi vagina yang paling umum pada wanita berusia antara 15 hingga 44 tahun.

Sangat mudah untuk mengira BV sebagai infeksi jamur. Kedua infeksi memiliki gejala yang sama tetapi sangat berbeda satu sama lain. Oleh karena itu, faktor risiko, penyebab, dan perawatannya juga sangat berbeda.

Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

Saat mengalami hal tersebut, vagina umumnya muncul gejala seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, mengalami keputihan encer dan berair, gatal dan nyeri di sekitar daerah genital, pegal di area genital, dan bau yang kuat dan tidak menyenangkan.

Beberapa orang kerap menyarankan untuk menggunakan minyak kelapa. Tapi sebaiknya hindari saran tersebut.

Minyak kelapa memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi. Aplikasi topikal minyak kelapa dapat membantu mengelola infeksi vagina.

Namun, terlepas dari ini, minyak kelapa tidak dianjurkan untuk mengobati vaginosis bakteri.

Minyak kelapa adalah minyak lemak dan tinggi asam lemak rantai menengah. Ini jelas berarti bahwa itu tidak langsung larut di vagina Anda.

Dengan demikian, tidak dapat mengobati infeksi. Faktanya, minyak kelapa adalah emolien yang mengunci kelembapan dan ini dapat menciptakan tempat berkembang biak bagi bakteri, termasuk bakteri yang bertanggung jawab atas BV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswi Ini Idap Kondisi Langka, Ungkap Kisah Punya 2 Vagina dan 2 Rahim

Mahasiswi Ini Idap Kondisi Langka, Ungkap Kisah Punya 2 Vagina dan 2 Rahim

Lifestyle | Minggu, 04 Juli 2021 | 15:54 WIB

Buat Minyak Kelapa Pakai Sebaskom Santan, Hasilnya Malah Bikin Publik Ngelus Dada

Buat Minyak Kelapa Pakai Sebaskom Santan, Hasilnya Malah Bikin Publik Ngelus Dada

Lifestyle | Senin, 28 Juni 2021 | 15:37 WIB

Harus Diwaspadai, Jangan Abaikan 5 Masalah Vagina Ini

Harus Diwaspadai, Jangan Abaikan 5 Masalah Vagina Ini

Jogja | Senin, 28 Juni 2021 | 21:20 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB