Termasuk Memilih Tempat Duduk, Berikut 6 Tips Hindari Mabuk Perjalanan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 21 Juli 2021 | 11:45 WIB
Termasuk Memilih Tempat Duduk, Berikut 6 Tips Hindari Mabuk Perjalanan
Ilustrasi mabuk perjalanan. (Elements Envato)

Suara.com - Mabuk perjalanan memang bikin tak nyaman karena bisa membuat Anda pusing dan mual. Kondisi ini juga sering kali disebut dengan motion sickness. 

"Motion sickness terjadi ketika otak Anda tidak dapat memahami informasi yang dikirim dari mata, telinga, dan tubuh Anda," kata Elizabeth Ko, MD, seorang dokter dan profesor kedokteran di UCLA seperti yang dikutip dari Insider.

Saat naik mobil atau kereta api, mata dan sinyal dari telinga bagian dalam Anda memberi tahu tubuh bahwa Anda sedang bergerak maju. Tetapi karena Anda duduk diam, otot dan persendian Anda mengirim pesan bahwa Anda tidak bergerak.

"Bentrokan antara sinyal-sinyal inilah yang memicu gejala mabuk perjalanan," kata Adrian Priesol, MD, seorang ahli otoneurologi di Massachusetts Eye and Ear Infirmary.

Ilustrasi pasangan naik mobil. (Pexels/Rachel Claire)
Ilustrasi  naik mobil. (Pexels/Rachel Claire)

Melansir dari Insider, berikut beberapa tips agar tidak mabuk perjalanan, antara lain:

1. Pilih tempat duduk yang tepat

Perjalanan yang lebih mulus dapat mengurangi kemungkinan Anda mengalami pusing atau mual dan Anda dapat mengurangi desakan dan gerakan dengan duduk. Dalam hal ini, Anda bisa memilih beberapa posisi duduk berikut:

  • Di kursi depan saat naik mobil
  • Di beberapa gerbong pertama kereta
  • Di samping sayap pesawat
  • Di dek atas kapal

2. Konsumsi antihistamin

Antihistamin yang umumnya digunakan untuk mengobati alergi dapat mencegah mabuk perjalanan dan meredakan gejala. Ini karena antihistamin mengurangi kemampuan telinga bagian dalam untuk merasakan gerakan dan memblokir pesan ke bagian otak yang memicu mual dan muntah. 

3. Hindari makan makanan berat 

Jika memungkinkan hindarilah makanan berat dan makanan berminyak, pedas atau asam sebelum bepergian. Makanan ini cenderung mengganggu perut Anda.

4. Fokuskan pandangan 

Ketika Anda melihat sesuatu yang jauh, itu tampak lebih diam daripada objek yang bergerak cepat di luar jendela samping Anda.

Itulah mengapa melihat ke kejauhan atau ke cakrawala dapat membantu mengurangi konflik antara mata dan tubuh Anda dan meredakan mual dan mengatasi mabuk perjalanan.

(Dok: Shutterstock)
(Dok: Shutterstock)

5. Menghadap ke depan saat bepergian 

Duduk mundur di kereta atau memutar kepala ke arah kursi belakang mobil memberi sinyal ke otak bahwa Anda sedang bergerak mundur yang dapat semakin membingungkan indra Anda.  Menghadap kedepan saat perjalanan bisa membantu Anda menghindari mual. 

6. Letakkan ponsel atau buku

Membaca buku di kursi belakang mobil yang sedang bergerak dapat memicu mabuk perjalanan. Berfokus pada objek diam yang dekat dengan tubuh Anda dapat menyebabkan benturan antara mata dan telinga bagian dalam Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Penyebab Mabuk Perjalanan dan 5 Cara Mengatasinya

Catat! Penyebab Mabuk Perjalanan dan 5 Cara Mengatasinya

Health | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:04 WIB

Tips Agar Tidak Mabuk dalam Perjalanan

Tips Agar Tidak Mabuk dalam Perjalanan

Your Say | Senin, 19 Juli 2021 | 11:05 WIB

Gejala dan Cara Mencegah Mabuk Perjalanan

Gejala dan Cara Mencegah Mabuk Perjalanan

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 11:41 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB