9 Jenis Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak

Risna Halidi | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:01 WIB
9 Jenis Makanan yang Baik untuk Kesehatan Otak
Ilustrasi makan kenari

Suara.com - Makan makanan yang meningkatkan kualitas otak sangat dianjurkan guna memelihara fungsi kognitifnya. Apalagi otak membutuhkan banyak bahan bakar karena menggunakan 20 persen kalori tubuh.

Di bawah ini merupakan jenis-jenis makanan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif otak dan sangat baik dikonsumsi setiap hari. Apa saja? Berikut daftarnya!

Kenari
Dilansir dari News18, kenari merupakan makanan kaya nutrisi yang bermanfaat bagi otak Anda. Kenari kaya akan asam alfa-linolenat (asam lemak omega-3 nabati), dan senyawa polifenol.

Asam lemak omega-3 serta polifenol dianggap sebagai makanan otak yang penting karena memiliki kemampuan melawan stres oksidatif dan peradangan, yang menyebabkan penurunan fungsi kognitif.

Ilustrasi kenari dan minyak kenari. (Shutterstock)
Ilustrasi kenari dan minyak kenari. (Shutterstock)

Kacang almond
Kacang almond dapat meningkatkan kadar asetilkolin di otak. Kacang almond memiliki kandungan vitamin B6, E, seng, protein yang dapat mendapatkan fungsi kognitif.

Jambu mete
Jambu mete merupakan penguat memori yang hebat. Lemak poli-jenuh dan mono-jenuh membuat jambu mete sangat penting untuk produksi sel-sel otak serta meningkatkan kekuatan otak.

Biji
Biji labu, biji rami sangat baik untuk kesehatan otak. Seng, magnesium, vitamin B terkandung dalam biji-bijian ini yang dapat meningkatkan daya ingat.

Sage
Sage kaya akan antioksidan yang mengandung vitamin K, A, C, B6, E, kalsium, mangan, besi, seng, tembaga. Hal ini menjadikan sage pilihan diet yang diperlukan untuk menyehatkan daya memori Anda.

Bluberi
Blueberi dapat memberikan otak anthocyanin, antioksidan yang menjaga kesehatan otak yang berkhasiat menunda kehilangan memori jangka pendek.

Buah sitrus
Jeruk, anggur, lemon, blackcurrant kaya akan vitamin C, yanag bagus menjaga kelincahan otak. Stres, kecemasan, depresi dan penyakit degenerasi otak yang berkaitan dengan usia seperti demensia, Alzheimer juga dapat dicegah dengan konsumsi vitamin C yang cukup.

Brokoli, Kembang Kol, Kecambah Brussel, Kale
Semua sayuran silangan ini sarat dengan vitamin K yang merupakan kunci untuk meningkatkan kekuatan otak dan fungsi kognitif.

Sayuran hijau ini juga kaya akan senyawa yang disebut glukosinolat yang dapat menunda pemecahan neurotransmitter-asetilkolin. Kadar asetilkolin yang rendah dikaitkan dengan Alzheimer.

Ikan
Salmon, mackerel, tuna kaya akan asam lemak omega-3 membantu membangun membran sel dan meningkatkan daya ingat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Facebook Siapkan Teknologi Pembaca Otak Manusia

Facebook Siapkan Teknologi Pembaca Otak Manusia

Tekno | Senin, 19 Juli 2021 | 18:11 WIB

Sering Terpapar Polusi Udara? Awas, Bahaya Penurunan Kecerdasan

Sering Terpapar Polusi Udara? Awas, Bahaya Penurunan Kecerdasan

Health | Minggu, 18 Juli 2021 | 14:29 WIB

Internet Mempengaruhi Cara Kerja Otak Kita

Internet Mempengaruhi Cara Kerja Otak Kita

Your Say | Kamis, 15 Juli 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB