Santap Jeroan Bikin Kolesterol Naik? Ini 5 Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 12:05 WIB
Santap Jeroan Bikin Kolesterol Naik? Ini 5 Cara Mengatasinya
Ilustrasi sate jeroan. (Shutterstock)

Suara.com - Stok daging kurban beserta jeroan mungkin masih tersedia di dapur. Jika Anda berencana untuk mengolahnya, waspada kolesterol naik, ya.

Kolesterol adalah zat yang berguna bagi tubuh, tapi kadar kolesterol yang tinggi akan memicu tekanan darah tinggi (hipertensi), sakit jantung hingga stroke, akibat lemak yang menumpuk di pembuluh darah.

Sayangnya kadar kolesterol yang tinggi kerap tidak terdeteksi. Tahu-tahu saja kadar kolesterol sudah melonjak dengan ditandai hipertensi. Itu sebabnya, bagi Anda pecinta jeroan, wajib mengontrol kadar kolesterol dengan beberapa cara berikut, mengutip dari Healthline.

1. Mengonsumsi makanan berserat
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi banyak serat, khususnya serat larut yang ditemukan dalam buah-buahan, kacang-kacangan, dan gandum, bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat LDL (Low Density Lipoprotein).

Kadar LDL adalah kolesterol yang dapat menumpuk di pembuluh darah dan membuatnya menyempit. Berikut ambang batas LDL:

  • Kategori normal, maka ambang batasnya kurang dari 100 mg per dL.
  • Kategori mendekati optimal, kadarnya 100 hingga 129 mg per dL.
  • Kategori di atas tinggi 130 hingga 159 mg per dL.
  • Kategori tinggi, 160 hingga 189 mg per dL.
  • Kategori sangat tinggi, lebih dari 190 mg per dL.

2. Memperbanyak aktivitas fisik
Lebih banyak berolahraga dari biasanya akan sangat membantu menurunkan kadar kolesterol. Olahraga aerobik intensitas tinggi dianggap paling efektif menurunkan kadar LDL.

Melalui aktivitas fisik, akan semakin banyak kalori dari lemak yang terbakar sehingga bisa diserap tubuh, dan penumpukan kolesterol di pembuluh darah pun bisa dikurangi.

3. Menurunkan berat badan
Berfokus menurunkan berat badan menjadi normal adalah cara terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol, karena secara langsung ini bisa menurunkan LDL, tapi di sisi lain bisa meningkatkan HDL (High Density Lipoprotein) yang sangat baik untuk kesehatan.

HDL sendiri merupakan kolesterol baik yang tugasnya mengangkut lemak dari pembuluh darah atau jaringan lain dan kembali ke hati. Ambang batasnya sebagai berikut :

  • Kategori rendah kurang dari 40 mg per dL.
  • Kategori tinggi 60 mg per dL.

4. Berhenti merokok
Merokok secara signifikan bisa meningkatkan kadar LDL, kanker, sakit jantung dan emfisema (gangguan pernapasan). Sehingga berhenti merokok bisa menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat.

5. Konsumsi makanan tinggi omega-3
Makanan kaya omega-3 seperti salmon atau mengonsumsi suplemen omega 3 seperti minyak ikan telah terbukti mengurangi LDL dan meningkatkan kadar HDL.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Asal, Ini 3 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Jangan Asal, Ini 3 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Urat

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 20:36 WIB

6 Cara Menurunkan Kolesterol Jahat yang Efektif

6 Cara Menurunkan Kolesterol Jahat yang Efektif

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 09:33 WIB

5 Bahaya Terlalu Banyak Makan Daging Sapi

5 Bahaya Terlalu Banyak Makan Daging Sapi

Lifestyle | Selasa, 20 Juli 2021 | 16:44 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB