Ibu Amanda Manopo Meninggal Dunia, Diabetes Komorbid Terburuk untuk Pasien Covid-19

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 26 Juli 2021 | 07:47 WIB
Ibu Amanda Manopo Meninggal Dunia, Diabetes Komorbid Terburuk untuk Pasien Covid-19
Amanda Manopo sedih tak bisa mengantar ibunya Henny Manopo ke rumah sakit karena Covid-19. [Instagram]

Suara.com - Ibu Amanda Manopo, Henny Manopo meninggal dunia setelah berjuang melawan Covid-19 di RS Mitra Keluarga Kemayoran pada Minggu (25/7/2021). Sebelumnya, Ibu Amanda Manopo sudah menjalani isolasi mandiri 14 hari di rumah karena positif Covid-19.

Kondisi Henny Manopo mulai drop sejak malam takbiran Idul Adha. Esok harinya, ibu Amanda Manopo dilarikan ke rumah sakit dan menjalani rawat inap di ICU selama 4 hari.

Menurut Ricco, ibu Amanda Manopo memiliki penyakit bawaan diabetes yang membuat virus Covid-19 dalam tubuhnya menyerang cukup kuat hingga meninggal dunia.

"Sebenarnya sudah isoman 14 hari di rumah. Dia ada penyakit bawaan diabetes ya, yang jadi pemicu itu tapi virus nyerang kuat banget," kata Ricco, manajer Amanda Manopo dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (25/7/2021).

Anda pasti sudah paham bahwa infeksi Covid-19 akan semakin parah dengan penyakit penyerta. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita diabetes memiliki risiko tinggi terinfeksi parah dan lebih lama pulih ketika positif Covid-19.

Amanda Manopo bersama ibu, Henny Manopo. [Instagram]
Amanda Manopo bersama ibu, Henny Manopo. [Instagram]

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh King's College, London, menemukan bahwa pasien yang menderita diabetic retinopathy berisiko lebih tinggi lagi untuk menjalani rawat inap di rumah sakit Akibat Covid-19. Bahkan, mereka juga 5 kali lebih berisiko membutuhkan ventilator.

Diabetes tidak hanya mempengaruhi kadar glukosa darah tubuh, tetapi juga mengganggu tingkat produksi insulin dalam tubuh. Penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi yang bertahan lama, terutama pada kekebalan.

Orang dengan kadar gula darah tinggi atau tidak terkontrol memiliki aliran darah yang kurang normal. Hal ini membuat tubuh sulit memanfaatkan nutrisi, pertama alami untuk melindungi tubuh dari beberapa infeksi dan meningkatkan penyembuhan.

Karena itu dilansir dari Times of India, Dr Snehal Tanna, Ahli Diabetes & Spesialis Kaki Diabetik di Rumah Sakit Jupiter menyebut pandemi Covid-19 adalah masalah kesehatan tambahan bagi penderita diabetes, selain penyakit penyertanya sendiri.

Pada pasien dengan kadar gula darah tak terkontrol, mereka akan kesulitan menjaga kekebalan dan mencegah risiko infeksi virus corona Covid-18. Bahkan, pasien diabetes dengan gula darah terkontrol baik, infeksi ringan virus corona bisa meningkatkan stres yang mengakibatkan kadar glukosa tinggi.

Dr Bharat Agarwal, Konsultan, Penyakit Dalam, Rumah Sakit Apollo, Navi Mumbai menambahkan bahwa diabetes tidak hanya menurunkan kekebalan, tetapi juga meningkatkan faktor risiko perkembangan infeksi sekunder.

Diabetes adalah kondisi imunosupresan, yang artinya menurunkan kekebalan Anda. Kondisi ini juga mengundang penyakit lain dan mempersulit penderitanya melawan virus mematikan, seperti Covid-19.

Dr Agarwal juga memperingatkan bahwa pasien diabetes menghadapi risiko tambahan mengembangkan pneumonia Covid-19, yang merupakan komplikasi dan penyebab Utama kebanyakan kasus kematian Akibat virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibunda Amanda Manopo Meninggal karena Diabetes, Ingat Lagi Cara Mencegahnya

Ibunda Amanda Manopo Meninggal karena Diabetes, Ingat Lagi Cara Mencegahnya

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 19:40 WIB

Termasuk Mulut Kering, 5 Masalah Oral Berikut Jadi Tanda Gejala Diabetes

Termasuk Mulut Kering, 5 Masalah Oral Berikut Jadi Tanda Gejala Diabetes

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 10:00 WIB

Identifikasi Komplikasi Diabetes Lewat Telapak Tangan, Ini Tanda-tandanya

Identifikasi Komplikasi Diabetes Lewat Telapak Tangan, Ini Tanda-tandanya

Sumbar | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:10 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB