Bikin Pintar, Minuman Cokelat Panas Bisa Bantu Tingkatkan Kemampuan Belajar

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 29 Juli 2021 | 15:38 WIB
Bikin Pintar, Minuman Cokelat Panas Bisa Bantu Tingkatkan Kemampuan Belajar
Minuman cokelat panas. (Pexels)

Suara.com - Agar mahir dalam melakukan satu kemampuan tertentu, kita tentu harus mempelajarinya berkali-kali. Misalnya saja ketika Anda ingin belajar bahasa asing, tentu dibutuhkan latihan dan pembelajaran yang lama dan intens. Tapi, cobalah barengi proses belajar dengan minum cokelat panas.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa minum cokelat panas dapat membantu Anda mempelajari konsep baru atau memecahkan masalah lebih cepat. Bagaimana bisa minuman ini bermanfaat?

Dilansir dari Times of India, dalam sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Birmingham, para peneliti mengeksplorasi efek flavonoid yang ditemukan dalam kakao pada fungsi otak orang dewasa yang lebih muda dan sehat.

Penelitian dilakukan pada 18 pria berusia antara 18 dan 40 tahun. Setiap peserta menjalani prosedur yang menantang sirkulasi darah otak, di mana mereka harus menghirup 5% karbon dioksida. Konsentrasi gas itu 100 kali lebih banyak dari konsentrasi CO2 normal di udara. Hal ini meningkatkan konsentrasi karbon dioksida dalam aliran darah, yang dalam istilah medis dikenal sebagai hiperkapnia.

Para peserta menjalani proses itu dua kali, sekali sebelum minum kakao dan kemudian setelah minum kakao.
Kedua kali, para peserta diminta untuk mengambil beberapa tes kognitif, yang berkembang dalam kompleksitas. Apa yang ditemukan oleh peneliti?

Ternyata ditemukan bahwa orang yang minum minuman yang dibuat dengan kakao alami yang kaya flavanol memiliki tingkat oksigenasi darah tertinggi sebagai respons terhadap hiperkapnia. Tingkat oksigenasi darah ini hingga tiga kali lebih tinggi daripada mereka yang minum minuman kakao yang diproses.

Pada akhirnya, para peserta dapat menyelesaikan tugas-tugas kognitif kompleks rata-rata 11 persen lebih cepat.

Dari penelitian ini, dapat dikatakan dengan jelas bahwa flavanol dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif otak. Namun kakao bukan satu-satunya makanan dengan produk alami yang kaya akan flavanol. Beberapa produk makanan lainnya antara lain apel, berry, anggur, dan teh hijau yang mengandung flavanol.

Satu-satunya pengecualian adalah kandungan flavanol kakao lebih dari makanan yang disebutkan di atas, yang membuatnya sedikit berbeda.

Jadi, jika Anda ingin sedikit lebih pintar, mulailah minum minuman cokelat panas buatan sendiri yang kaya flavanol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma 5 Bahan! Intip Resep Cookies Cokelat Tanpa Tepung

Cuma 5 Bahan! Intip Resep Cookies Cokelat Tanpa Tepung

Lifestyle | Kamis, 29 Juli 2021 | 07:30 WIB

Wow! Burger King Malaysia Rilis Burger dengan Daging yang Disiram Saus Cokelat

Wow! Burger King Malaysia Rilis Burger dengan Daging yang Disiram Saus Cokelat

Lifestyle | Jum'at, 09 Juli 2021 | 13:49 WIB

Bagi Perempuan Pascamenopause, Asupan Cokelat Malah Bantu Bakar Kalori

Bagi Perempuan Pascamenopause, Asupan Cokelat Malah Bantu Bakar Kalori

Health | Jum'at, 09 Juli 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB