Ini Persamaan dan Perbedaan Vaksin AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna, Catat Yuk!

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 31 Juli 2021 | 17:35 WIB
Ini Persamaan dan Perbedaan Vaksin AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna, Catat Yuk!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Dari semua jenis vaksin Covid-19,  merek AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer kerap menjadi sorotan karena menggunakan teknologi atau metode baru untuk pengembangannya

Lantas, tidak sedikit yang bertanya apa persamaan dan perbedaan vaksin AstraZeneca, vaksin Pfizer dan vaksin Moderna?

Peneliti vaksin Covid-19 AstraZeneca, sekaligus mahasiswa program doktor Oxford University asal Indonesia, Indra Rudiansyah menjelaskan ketiga vaksin ini memiliki target yang sama, yaitu memasukan protein yang dibentuk sedemikian rupa menjadi sebuah DNA.

Protein yang berbentuk DNA ini nantinya akan dimasukan ke dalam tubuh, yang dikenali tubuh sebagai benda asing berupa virus sehingga membentuk antibodi untuk melawan virus tersebut.

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

"Teknologinya dari vaksin Pfizer, Moderna dan AstraZeneca persamaannya itu, ketiga vaksin tersebut sama-sama menargetkan hanya protein tertentu dari virusnya," ujar Indra saat berbincang dengan media beberapa waktu lalu.

DNA protein yang dimasukkan ini, menurut Indra seumpama cetak biru atau informasi analisis agar sistem kekebalan tubuh mengerti akan keberadaan virus SARS CoV 2, sehingga menyiapkan strategi untuk melawannya.

Sedangkan perbedaan antara ketiga vaksin tersebut ada pada jenis zat atau media pengantar DNA protein yang dimasukkan.

Lelaki lulusan S1 dan S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan vaksin AstraZeneca menggunakan virus yang sudah diatur dan dimodifikasi sedemikian rupa atau dikenal dengan viral vector, guna mengantarkan informasi ke tubuh untuk merangsang sistem imun.

"Jadi tadi si cetak birunya atau material genetiknya untuk memproduksi proteinnya tadi itu dimasukan ke dalam virus yang lebih aman yang dia bisa masuk ke dalam tubuh masuk kedalam sel, tapi tidak bisa menyebabkan penyakit," jelasnya.

baca juga

Sedangkan untuk vaksin Pfizer dan Moderna tidak menggunakan viral vector, tapi menggunakan sejenis kendaraan yang disebut dengan mRNA sebagai media tempat membawa DNA protein virus masuk dan membaur ke tubuh.

"Jadi lebih ke arah buat metode transportasi atau teknologi yang berbeda antara ketiga vaksin itu," pungkas Indra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Vaksin Nusantara Tak Praktis Dipakai Saat Pandemi dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:04 WIB

Ibu Hamil Segera Bisa Ikut Program Vaksinasi Covid-19, Tapi Ini Syaratnya..

Ibu Hamil Segera Bisa Ikut Program Vaksinasi Covid-19, Tapi Ini Syaratnya..

Jatim | Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:03 WIB

Ramai Isu Vaksin Covid-19 Ada Microchip, Peneliti AstraZeneca Indra Rudiansyah Buka Suara

Ramai Isu Vaksin Covid-19 Ada Microchip, Peneliti AstraZeneca Indra Rudiansyah Buka Suara

Health | Sabtu, 31 Juli 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

×