WFH Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi, Ini Solusinya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:46 WIB
WFH Tingkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi, Ini Solusinya
Ilustrasi bekerja dari rumah. (Unsplash/Bench Accounting)

Suara.com - Para peneliti dari Imperial College London dan University College London (UCL) menunjukkan manfaat kesehatan dari aktivitas fisik sehari-hari, seperti hubungan perjalanan menuju ke kantor atau tempat kerja dengan tekanan darah tinggi.

Aktivitas fisik seperti perjalanan menuju ke tempat kerja membutuhkan pengeluaran energi yang membuat badan lebih bugar. Dalam studi mereka, lebih dari 20 ribu pekerja di Inggris ditanya tentang cara mereka berangkat kerja sebelum pandemi virus corona Covid-19.

Mereka yang biasa berangkat kerja dengan cara bersepeda, berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum memiliki risiko kelebihan berat badan yang lebih rendah. Kondisi ini akhirnya akan mempengaruhi tekanan darah tinggi seseorang.

Karena, NHS menjelaskan kelebihan berat badan dan obesitas salah satu faktor kunci dalam peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Studi ini juga mengungkapkan bahwa orang yang berjalan kaki ke tempat kerja, 17 persen lebih kecil risikonya mengalami tekanan darah tinggi.

"Studi ini menyatakan bahwa membangun aktivitas fisik ke atau dalam rutinitas sehari-hari dengan berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan transportasi umum ketika pergi bekerja," kata Anthony Laverty, dari School of Public Health di Imperial College London dikutip dari Express.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Jika aktivitas harian membuat Anda jarang bergerak, artinya Anda termasuk orang yang kurang aktivitas fisik dan olahraga yang diperlukan untuk menurunkan tekanan darah.

Padahal aktivitas fisik salah satu predictor tertinggi tekanan darah tinggi dan komplikasi kesehatan terkait kondisi tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan peningkatan tekanan darah adalah masalah medis serius yang meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal dan lainnya secara signifikan.

Karena, tekanan darah tinggi termasuk penyebab Utama kematian dini. Maka, semua orang perlu mencegah masalah kesehatan ini. WHO menekankan bahwa aktif secara fisik adalah kunci dalam mencegah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Orang dewasa harus melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobic intensitas sedang, seperti bersepeda atau jalan cepat setiap minggu," kata NHS.

Semua orang perlu aktivitas fisik setidaknya 2 jam dan 30 menit setiap minggu untuk menjaga kesehatan. Karena, fisik yang aktif akan menurunkan tekanan darah sehingga akan membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Cara termudah untuk melampaui target aktivitas fisik mingguan 150 menit adalah menggerakkan tubuh Anda dalam jumlah waktu yang tepat setiap hari. Aktivitas fisik ini meliputi:

  1. Jalan cepat
  2. Aerobik air
  3. Bersepeda
  4. Tenis ganda
  5. Bermain roller blade
  6. Mendorong mesin pemotong rumput
  7. Menari

Saat Anda bekerja dari rumah, penting untuk meluangkan waktu untuk olahraga guna mencegah tekanan darah tinggi. Karena, kerja dari rumah akibat pandemi virus corona Covid-19 ini salah satu faktor yang bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Selain olahraga, ada baiknya menghindari penggunaan tembakau. Konsumsilah lebih banyak buah dan sayuran sekaligus membatasi makanan tinggi lemak jenuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Kopi Berpotensi Tingkatkan Kemampuan Berolahraga

Penelitian: Kopi Berpotensi Tingkatkan Kemampuan Berolahraga

Health | Selasa, 03 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Sudah Tidur Cukup Tapi Tubuh Merasa Lelah, Mungkin Ini 5 Penyebabnya

Sudah Tidur Cukup Tapi Tubuh Merasa Lelah, Mungkin Ini 5 Penyebabnya

Your Say | Kamis, 29 Juli 2021 | 06:12 WIB

Cedera Engkel saat Main Tenis, Anya Geraldine Bagikan Kondisi Kakinya

Cedera Engkel saat Main Tenis, Anya Geraldine Bagikan Kondisi Kakinya

Sport | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB