Studi: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Gejala Jangka Panjang Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:30 WIB
Studi: Anak-Anak Berisiko Kecil Alami Gejala Jangka Panjang Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kemungkinan kecil mengalami gejala jangka panjang Covid-19.

Penelitian yang disusun oleh King's College London (KCL) ini menyatakan bahwa anak-anak mayoritas sembuh dalam satu minggu. 

Melansir dari Independent, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet Child & Adolescent Health ini mengamati 1.734 anak yang dites positif Covid-19 yang mendekati timbulnya gejala.

Penelitian menemukan bahwa penyakit rata-rata berlangsung enam hari pada anak-anak. Sebagian besar anak pulih dari gejala mereka dalam waktu empat minggu.

Sebagian kecil yakni 77 anak (4,4 persen) terus mengalami penyakit setelah sebulan, sementara kurang dari 2 persen masih berjuang dengan gejala setelah delapan minggu.

Di antara anak-anak dengan gejala jangka panjang, kelelahan adalah yang paling umum terjadi. Sakit kepala dan kehilangan indra penciuman juga dilaporkan.

Anak sekolah memakai masker. (Shutterstock)
Anak sekolah memakai masker. (Shutterstock)


Profesor Emma Duncan, penulis senior laporan tersebut meyakinkan bahwa kasus Covid-19 gejala jangka panjang pada anak-anak risikonya rendah. 

“Namun demikian, masih ada sejumlah kecil anak-anak memang mengalami gejala jangka panjang Covid-19,” kata Profesor Duncan.

Meskipun anak-anak sebagian besar terhindar dari dampak terburuk Covid-19, momok penyakit jangka panjang telah menghantui kaum muda selama pandemi.

Data yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional Inggris (ONS) awal tahun 2021 menunjukkan bahwa 9,8 persen anak di bawah 11 tahun dan 13 persen anak berusia 12 hingga 16 tahun melaporkan setidaknya satu gejala yang menetap lima minggu setelah diagnosis positif.

Sebuah laporan berbeda yang diterbitkan pada bulan April menemukan bahwa seperempat dari anak-anak yang disurvei setelah keluar dari rumah sakit di Rusia pasca infeksi memiliki gejala lebih dari lima bulan kemudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Virus Corona Mengganas, Dokter di Nigeria Malah Mogok Kerja

Waduh! Virus Corona Mengganas, Dokter di Nigeria Malah Mogok Kerja

News | Rabu, 04 Agustus 2021 | 06:57 WIB

Pengamat Bongkar Kamuflase PDIP, Tak Rela Panggung Kritik Dikuasi Demokrat dan PKS

Pengamat Bongkar Kamuflase PDIP, Tak Rela Panggung Kritik Dikuasi Demokrat dan PKS

Banten | Rabu, 04 Agustus 2021 | 07:15 WIB

Para Ahli Kembangkan Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil hingga Inhaler

Para Ahli Kembangkan Vaksin Covid-19 Berbentuk Pil hingga Inhaler

Kaltim | Rabu, 04 Agustus 2021 | 06:40 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB