Beras Putih, Merah, Hitam dan Cokelat, Manakah yang Lebih Sehat?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:00 WIB
Beras Putih, Merah, Hitam dan Cokelat, Manakah yang Lebih Sehat?
Ilustrasi beras hitam, beras merah, beras cokelat dan beras putih (shutterstock)

Suara.com - Ada banyak jenis beras, yakni beras putih, merah, hitam hingga cokelat. Tapi, beras merah, hitam dan cokelat disebut sebagai jenis beras yang paling bergizi.

Ketiga jenis beras itu mengandung lebih banyak antioksidan, serat, protein, vitamin, dan mineral lainnya dibandingkan beras putih. 

Umumnya, beras yang nantinya menjadi nasi termasuk tinggi kalori dan asupan makanan yang berlebihan bukan pilihan terbaik. Intinya dilansir dari Times of India, perhatikan ukuran porsi dalam mengonsumsi apapun jenis nasi.

1. Beras putih

Beras putih atau nasi putih adalah jenis beras yang paling umum dikonsumsi. Tetapi pemrosesan yang ekstensif juga menghilangkan nutrisi penting dari biji-bijian makanan ini.

Beras putih ini mengandung lebih sedikit protein, antioksidan, dan nutrisi penting lainnya seperti tiamin dan vitamin B dibandingkan dengan jenis beras lainnya.

Selain itu, nasi putih kurang mengenyangkan karena kandungan seratnya yang rendah. 100 gram nasi putih mengandung 68 kalori dan 14,8 gram karbohidrat. Jika dibandingkan dengan beras lainnya, beras putih mengandung jumlah kalsium dan folat yang baik.

Ilustrasi nasi putih, beras putih. (Pixabay)
Ilustrasi nasi putih, beras putih. (Pixabay)

2. Beras cokelat

Berbeda dengan beras putih, beras cokelat mengandung lapisan dedak. Sehingga beras cokelat jauh lebih bergizi daripada nasi putih.

Selain itu, beras cokelat mengandung antioksidan flavonoid, seperti apigenin, quercetin, dan luteolin yang memainkan peran penting dalam menjaga tubuh tetap sehat.

Tapi, beras cokelat juga mengandung jumlah kalori dan karbohidrat yang sama dengan nasi putih. Bedanya, beras cokelat mengandung lebih banyak serat dan protein, yang menjadikannya pilihan lebih sehat dibandingkan beras putih. Karena itu, nasi cokelat cepat membuat kenyang dengan mengatur gula darah dan insulin.

Nasi merah. (Shutterstock)
Nasi merah. (Shutterstock)

3. Beras merah

Beras merah kaya akan antioksidan yang disebut anthocyanin. Beras merah juga sarat dengan serat seperti beras cokelat. Selain itu, beras merah ini juga mengandung banyak zat besi yang membantu mengurangi peradangan dan menurunkan tekanan darah.

Beras merah sangat bermanfaat bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Karena itu, Anda akan merasa kenyang lebih lama.

4. Beras hitam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Tingkat Stres Seseorang

5 Makanan yang Dapat Membantu Menurunkan Tingkat Stres Seseorang

Your Say | Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Cegah Peradangan Berlebih di Tubuh, Yuk Konsumsi 5 Makanan Sehat Berikut

Cegah Peradangan Berlebih di Tubuh, Yuk Konsumsi 5 Makanan Sehat Berikut

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 15:30 WIB

Jangan Asal, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari Selama Musim Hujan

Jangan Asal, Ini Makanan yang Sebaiknya Dihindari Selama Musim Hujan

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 21:25 WIB

Terkini

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB