Punya Empat Masalah Kesehatan Ini? Pikir Ulang Jika Mau Suntik Vaksin Janssen

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:55 WIB
Punya Empat Masalah Kesehatan Ini? Pikir Ulang Jika Mau Suntik Vaksin Janssen
Ilustrasi vaksinasi, vaksin Covid-19 (pexels.com)

Suara.com - Efek samping vaksin Covid-19 yang paling umum berkisar dari rasa sakit di area suntikan hingga flu. Tapi, ada pula beberapa efek samping vaksin Covid-19 yang tidak biasa pada vaksin Janssen.

Sebelumnya, vaksin AstraZeneca sebagai suntikan vaksin Covid-19 yang pertama kali digunakan di AS telah dikaitkan dengan risiko komplikasi dan efek samping tak biasa, seperti kejadian trombotik (gangguan pembekuan darah) dan komplikasi neurologis.

Kini, vaksin Janssen atau vaksin Johsnon & Johsnon yang merupakan vaksin vektor adenovirus telah ditemukan sedikit tidak aman bagi sebagian orang. Vaksin Covid-19 ini disebut bisa menyebabkan peningkatan risiko sindrom Guillain-Barré (GBS), yakni gangguan autoimun neurologis.

Sedangkan dilansir dari Times of India, banyak orang mungkin mencuri alternatif vaksin Covid-19 yang lebih aman untuk dirinya sendiri, seperti vaksin Janssen. Tapi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan seseorang sebelum suntik vaksin Janssen.

Ilustrasi vaksinasi, vaksin Covid-19. [Jack Guez/AFP]
Ilustrasi vaksinasi, vaksin Covid-19. [Jack Guez/AFP]

1. Orang dengan riwayat trombosis dan pembekuan darah

Saat ini, risiko gangguan pembekuan darah paling tinggi terjadi pada vaksin Janssen dan AstraZeneca. Risiko suntik vaksin Covid-19 ini tergolong langka dan mengancam jiwa, sehingga pernah menyebabkan beberapa negara menghentikan penggunaan vaksin Covid-019 tersebut.

Adapun risiko pembekuan darah Akibat vaksin Janssen dan AstraZeneca yang paling tinggi di antara kelompok usia di bawah 50 tahun, yang artinya lebih muda dan lebih sehat.

Karena itu, seseorang dengan risiko trombositopenia dan pembekuan darah lebih baik mempertimbangkan ulang suntikan vaksin Janssen. Mereka dalam kondisi ini harus menghindari vaksinasi setidaknya selama 90-120 hari setelah munculnya penyakit mereka.

2. Orang dengan autoimun

Orang yang menderita kondisi autoimun memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 sehingga harus diprioritaskan untuk vaksinasi. Tapi, risiko efek samping yang tidak semestinya dan komplikasi neurologis, termasuk sindrom Guillain-Barré dapat menjadi faktor risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum vaksinasi.

Kondisi autoimun atau kekebalan yang bermasalah dapat meningkatkan risiko mengembangkan reaksi alergi yang tidak biasa dan seringkali parah setelah vaksin Covid-19.

3. Ibu hamil

Saat ini, ibu hamil dan menyusui telah diizinkan suntik vaksin Covid-19. Meskipun vaksin Covid-19 telah terbukti mencegah komplikasi serius akibat infeksi virus corona Covid-19 selama kehamilan, ibu hamil mungkin perlu mempertimbangkan ulang risiko efek samping dan komplikasi jika menerima vaksin Janssen.

Karena, mereka memiliki risiko DVT (deep-vein thrombosis) yang lebih tinggi selama kehamilan dan akan lebih tinggi lagi bagi ibu yang baru saha melahirkan (hingga 6 minggu pascapersalinan). Sehingga lebih baik konsultasi dengan dokter sebelum vaksinasi.

4. Orang dengan riwayat alergi vaksin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ungkap Vaksin Johnson & Johson Tidak Efektif Lawan Varian Delta

Peneliti Ungkap Vaksin Johnson & Johson Tidak Efektif Lawan Varian Delta

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 06:05 WIB

Boris Johnson dan Rishi Sunak Akhirnya Karantina setelah Memantik Kritik

Boris Johnson dan Rishi Sunak Akhirnya Karantina setelah Memantik Kritik

News | Senin, 19 Juli 2021 | 08:16 WIB

Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran

Mengandung Zat Berbahaya, Johnson & Johnson Tarik 5 Produk Tabir Surya dari Pasaran

Health | Jum'at, 16 Juli 2021 | 21:25 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB