Meski Disuntik Vaksin Kosong, Seseorang Tetap Bisa Alami Efek Samping

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:10 WIB
Meski Disuntik Vaksin Kosong, Seseorang Tetap Bisa Alami Efek Samping
Ilustrasi vaksin kosong (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. dr. Zubairi Djurban, Sp. PD., mengatakan bahwa seseorang juga bisa mengalami efek samping usai disuntik vaksin kosong.

Oleh sebab itu, ia menekankan, injeksi intramuskular atau otot, seperti pada vaksinasi Covid-19, harus dilakukan oleh tenaga profesional.

"Karena ada risiko yang menyertai. Kalau gelembung udara suntikan kosong itu masuk ke otot, kemungkinan bisa menyebabkan nyeri, tapi sedikit. Namun, tetap saja orang yang disuntik vaksin kosong ini harus dipantau," kata Prof. Zubairi, dikutip dari tulisannya di Twitter, Rabu (11/8/2021).

"Baiknya, mereka diperiksa kembali satu sampai empat hari kemudian setelah disuntik palsu itu. Meskipun kemungkinan dampaknya tidak akan terlalu buruk juga jika suntikan kosong itu masuk ke otot," imbuhnya.

Menanggapi kasus suntik vaksin kosong yang dilakukan oleh salah seorang relawan tenaga kesehatan di Pluit, Prof. Zubairi mengatakan peristiwa itu harus diselidiki dengan jelas. Ia mempertanyakan apakah ada kemungkinan nakes kelelahan atau justru motif lain seperti penimbunan dosis vaksin.

"Saya penasaran dengan jumlah suntikan nakes itu dalam satu hari, ketika melakukan suntikan palsu. Yakni 599 orang. Jika proses satu penyuntikan adalah 5 menit, maka butuh 2.995 menit atau hampir 50 jam. Pasti nakesnya kelelahan melakukan 500-an suntikan hanya dalam satu hari," tuturnya.

Ia menambahkan, yang perlu menjadi perhatian juga apakah peristiwa itu tidak terjadi di satu tempat saja. Prof. Zubairi menyarankan perlu dicari tahu kemungkinan berapa orang yang pernah mendapat suntikan-suntikan vaksin kosong tersebut.

"Sehingga kita bisa tahu jumlah riil yang belum terproteksi vaksin," katanya.

Untuk memastikan apakah telah divaksinasi dengan benar, Prof. Zubairi membagikan tips sebagai berikut:

baca juga
  • Vaksin harus dikeluarkan dari botol di depan penerima vaksin.
  • Nakes menunjukkan dosis sebelum menyuntik.
  • Jika memungkinkan, penerima vaksin harus melihat apakah nakes benar-benar memasukkan vaksin.
  • Minta diperlihatkan jarum suntik kosong setelah penyuntikkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi di DKI Nyaris 100 Persen, PMJ: Jakarta Capai Herd Immunity

Vaksinasi di DKI Nyaris 100 Persen, PMJ: Jakarta Capai Herd Immunity

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:09 WIB

Jadi Syarat Masuk, Pedagang Minta Pemprov DKI Dirikan Sentra Vaksinasi di Pasar

Jadi Syarat Masuk, Pedagang Minta Pemprov DKI Dirikan Sentra Vaksinasi di Pasar

Jakarta | Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:01 WIB

Ahli Desak Anak-Anak Perlu Vaksin Covid-19, Ini Negara yang Sudah Mulai Vaksinasi!

Ahli Desak Anak-Anak Perlu Vaksin Covid-19, Ini Negara yang Sudah Mulai Vaksinasi!

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 12:34 WIB

Terkini

Gen Z Kini Cari Berita dari TikTok, TV Mulai Ditinggalkan

Gen Z Kini Cari Berita dari TikTok, TV Mulai Ditinggalkan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:49 WIB

IHSG Terus Rebound 3 Hari Beruntun ke Level 5.387

IHSG Terus Rebound 3 Hari Beruntun ke Level 5.387

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

Tim Seleksi Anggota KPU Yang Baru Sudah Jadi, Tinggal Diumumkan Prabowo Dalam Waktu Dekat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

The Dude in Me: Ketika Bertukar Tubuh Bisa Mengubah Cara Kita Melihat Dunia

The Dude in Me: Ketika Bertukar Tubuh Bisa Mengubah Cara Kita Melihat Dunia

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rilis Trailer Perdana, Anime Just Like Mona Lisa Tayang 2027

Rilis Trailer Perdana, Anime Just Like Mona Lisa Tayang 2027

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Cinta Laura Menikahi Keluarga Musuh demi Balas Dendam di Serial Sleeping with the Enemy

Cinta Laura Menikahi Keluarga Musuh demi Balas Dendam di Serial Sleeping with the Enemy

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:42 WIB

Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak

Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak

Batam | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Waspada! Ada Penipuan Investasi Aset Kripto, Begini Modusnya

Waspada! Ada Penipuan Investasi Aset Kripto, Begini Modusnya

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Harga Pembelian Saham Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Ini Penjelasan BYAN

Harga Pembelian Saham Haji Isam di Bawah Harga Pasar, Ini Penjelasan BYAN

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Cuma Kalah dari JDT dan Buriram United, Persib Bandung Masuk 3 Besar Klub Terbaik ASEAN

Cuma Kalah dari JDT dan Buriram United, Persib Bandung Masuk 3 Besar Klub Terbaik ASEAN

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:32 WIB

×