Stop Kebiasaan Buang Air Kecil Sebelum Tidur dan Bepergian, Ini Dampaknya

Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:20 WIB
Stop Kebiasaan Buang Air Kecil Sebelum Tidur dan Bepergian, Ini Dampaknya
Ilustrasi buang air kecil. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin memiliki kebiasaan buang air kecil untuk berjaga-jaga sebelum tidur atau sebelum bepergian, meskipun sedang tidak merasa ingin kencing.

Seorang dokter telah memperingatkan untuk menghentikan kebiasaan buang air kecil untuk berjaga-jaga itu, karena mungkin ada hal buruk yang tak disadari.

Prof Stergios Doumouchtsis, seorang ahli terkemuka dalam uroginekologi di Epsom dan Rumah Sakit Universitas St Helier NHS Trust, mengatakan buang air kecil untuk berjaga-jaga memang tidak membahayakan secara langsung.

Namun, kebiasaan buruk ini bisa mempengaruhi kandung kemih ketika Anda sering melakukannya. Misalnya, Anda seorang guru dan kebiasaan buang air kecil sebelum masuk ke kelas.

Kebiasaan buang air kecil sebelum masuk ke kelas, sebelum tidur, sebelum bepergian dan semacamnya akan mengakibatkan perubahan fungsi kandung kemih.

Ilustrasi buang air kecil (Pixabay/bzndenis)
Ilustrasi buang air kecil (Pixabay/bzndenis)

"Pada dasarnya, kebiasaan Anda akan membuat kandung kemih lebih peka dan lebih sensitif. Karena, kandung kemih akan belajar memberi sinyal sudah penuh," kata Prof Stergios Doumouchtsis dikutip dari The Sun.

Tujuan kandung kemih sebagai reservoir untuk urine bisa dikompromikan. Karena itu, kandung kemih bisa memberikan sinyal urgensi untuk buang air kecil lebih dini walaupun volumenya masih rendah.

Prof Doumouchtsis mengatakan pembatasan sosial akibat virus corona Covid-19 kemungkinan akan memperburuk masalah ini, karena orang yang bekerja dari rumah memiliki akses ke toilet kapan pun.

Masalah ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Sedangkan, wanita yang memiliki masalah inkontinensia urine lebih rentan mengalami kebiasaan buruk tersebut.

Baca Juga: Buang Air Kecil Kamu Begini, Waspadai Gejala Kanker Prostat

Karena mereka takut tak sengaja buang air kecil di celana atau mengalami kebocoran urine, maka mereka akan lebih sering buang air kecil untuk memastikan kandung kemihnya kosong.

Prof Doumouchtsis juga khawatir pada kondisi wanita yang terlalu banyak minum air dan cairan. Kebiasaan ini pasti akan membuat mereka lebih sering menggunakan toilet.

"Jika Anda mengakalinya dengan membatasi asupan cairan di siang hari, Anda mungkin berpikir itu adalah teknik terbaik agar tidak membebani kandung kemih dengan cairan. Tapi, Anda bisa memiliki urine yang bewarna cukup pekat hingga mengalami iritasi," jelasnya.

Orangtua mungkin sering mengajarkan anak-anak yang masih balita untuk buang air kecil sebelum tidur agar tidak mengompol.

Hal itu sangatlah normal, tapi jangan buat kebiasaan ini secara konstan hingga dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI