Dokter: Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi Bisa Deteksi HIV hingga Kanker

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 08:54 WIB
Dokter: Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi Bisa Deteksi HIV hingga Kanker
Ilustrasi mulut dan gigi (Pixabay/klimkin)

Suara.com - Masalah kesehatan mulut dan gigi bisa menggambarkan sejumlah masalah kesehatan fisik lainnya yang tak disadari oleh banyak orang, bila tidak melalui bantuan dokter gigi.

Dokter gigi terkemuka, Dr Hanna Kinsella dan Dr Kamilla Azimova mengklaim ada banyak gejala masalah kesehatan yang mungkin tak disadari melalui mulut dan gigi kita.

Mereka mengatakan gigi yang goyah hingga bisup pada mulut bisa menandakan masalah kesehatan besar pada tubuh. Bahkan Anda bisa memprediksi banyak masalah kesehatan dari melihat gigi, lidah, dan gusi Anda.

Sayangnya, pandemi virus corona Covid-19 telah membuat banyak orang mungkin menunda-nunda memeriksa kondisi gigi dan kesehatan mulutnya. Hal ini pun bisa menjadi bom waktu, karena masalah kesehatan mulut yang tak terdeteksi dini.

Dr Hanna Kinsella mengatakan bahwa bercak putih pada mulut maupun gigi bisa mengindikasikan HIV dan kanker. Biasanya, dokter gigi yang memeriksa Anda akan menyingkirkan infeksi jamur tersebut dan mencuri tahu penyebabnya.

Ilustrasi mulut dan gigi (Pixabay/Giuliamar)
Ilustrasi mulut dan gigi (Pixabay/Giuliamar)

"Pada kasus yang jarang terjadi, bercak putih pada mulut perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda HIV atau kanker. Dokter akan memeriksa atch untuk menyingkirkan infeksi jamur dan mendeteksi penyebabnya," kata Dr Hanna Kinsella dikutip dari Daily Star.

Selain itu, bisul persisten di dalam mulut juga bisa menjadi kanker mulut. Kondisi ini bisa terjadi ketika tumor berkembang di mulut, termasuk bibir, lidah, gusi, dan amandel.

Anda juga perlu mewaspadai benjolan pada mulut yang tidak hilang-hilang, gigi yang goyah hingga mulut seperti mati rasa. Bila Anda mengalaminya, Anda bisa segera konsultasikan masalah kesehatan mulut itu pada dokter gigi lebih awal.

Khusus wanita, cobalah mewaspadai bernjolan merah yang muncul pada gusi dan mudah berdarah. Karena, benjolan pada gusi isertai darah itu bisa menjadi tanda kehamilan tersembunyil.

Meski begitu, Anda baiknya memeriksakan keluhan itu pada dokter sebelum berkembang parah dan segera menjadi tindakan yang tepat. Dr Kinsella juga mengatakan bahwa gusi berdarah pun bisa menjadi tanda ketidakseimbangkan hormon.

"Gingivitis ini bisa berarti kadar hormon Anda tidak seimbang. Perubahan atau ketidakseimbangan hormon yang terjadi pada tahap yang berbeda dapat menempatkan beberapa wanita pada risiko gingivitis yang merupakan infeksi gusi," jelas Dr Kinsella.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Dianggap Sepele! 5 Tanda Sakit Perut Menjadi Gejala Masalah Kesehatan Serius

Jangan Dianggap Sepele! 5 Tanda Sakit Perut Menjadi Gejala Masalah Kesehatan Serius

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:19 WIB

Dokter Ungkap Berbagai Masalahan Kesehatan Organ Reproduksi Perempuan

Dokter Ungkap Berbagai Masalahan Kesehatan Organ Reproduksi Perempuan

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:45 WIB

Jangan Pakai Odol Banyak-banyak, Dokter Zaidul Akbar Ungkap Penyebabnya

Jangan Pakai Odol Banyak-banyak, Dokter Zaidul Akbar Ungkap Penyebabnya

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB