Metode Kontrasepsi yang Aman Bagi Ibu Menyusui

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:39 WIB
Metode Kontrasepsi yang Aman Bagi Ibu Menyusui
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Merupakan hal umum bagi ibu menyusui untuk hamil lagi dan menanti kelahiran momongan. Karenanya penting bagi busui memilih dan menggunakan alat kontrasepsi yang aman bagi dirinya dan buah hatinya.

Dikatakan oleh Brand Manager Andalan Kontrasepsi, Apt. Rony Syamson, S.Farm, masih banyak ibu menyusui yang belum menggunakan alat kontrasepsi karena masih bergantung pada kontrasepsi alami atau amenore laktasi.

Padahal, kata Rony, banyak ibu yang tidak tahu ada tiga syarat utama terjadinya amenore laktasi yaitu bayi belum berumur enam bulan, ibu belum mendapat menstruasi, dan ibu harus menyusui secara eksklusif tidak boleh putus.

"Apabila salah satu di antara tiga syarat itu ada yang tidak dilakukan, ibu tetap berisiko hamil," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers DKT Indonesia, Kamis (12/8/2021).

Lebih lanjut, kehamilan yang terjadi pada saat menyusui juga dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam tubuh ibu seperti:

  • Kontraksi ringan pada rahim, karena rangsangan hormon oksitosin yang dilepaskan pada saat tubuh ibu menyusui
  • ASI berubah menjadi kolostrum, sehingga rasanya lebih asin dan kurang manis, serta membuat bayi enggan untuk menyusui
  • Puting payudara Ibu akan merasa lebih sakit dan Ibu akan merasa lebih lelah.

"Untuk itu, sebaiknya penggunaan kontrasepsi dianjurkan oleh ibu menyusui pada saat setelah melahirkan, maupun segera setelah berakhirnya masa nifas”, tambahnya.

Lantas, apa saja metode KB yang aman bagi ibu menyusui?

Roby menjelaskan, adan beberapa alat kontrasepsi yang cocok dipakai untuk ibu menyusui seperti kontrasepsi non hormonal (IUD dan kondom) atau metode kontrasepsi hormonal yang hanya mengandung hormon progestin seperti progesteron seperti implan, Suntikan KB Andalan 3 bulan, dan juga Pil KB Andalan Laktasi.

Dikatakan, hormon progestin tidak akan mengganggu kadar prolaktin, sehingga produksi ASI aman dan lancar dan ibu tetap bisa menyusui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! Ibu Hamil Wajib Lakukan Persiapan Ini Agar Menyusui Lancar

Penting! Ibu Hamil Wajib Lakukan Persiapan Ini Agar Menyusui Lancar

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:06 WIB

ASI Eksklusif Beri Manfaat Kesehatan pada Ibu dan Bayi Seumur Hidup

ASI Eksklusif Beri Manfaat Kesehatan pada Ibu dan Bayi Seumur Hidup

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:06 WIB

Fakta Soal ASI Bisa Membuat Bayi Obesitas

Fakta Soal ASI Bisa Membuat Bayi Obesitas

Sumbar | Senin, 09 Agustus 2021 | 15:15 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB